Zona subduksi Selat Sunda

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Zona subduksi Sunda (bahasa Inggris: "Sunda Megathrust") adalah sesar aktif besar yang memiliki luasan sekitar 5.500 km dari Myanmar di utara, menuju ke barat daya wilayah Sumatra, dan berlanjut ke selatan Jawa dan Bali sebelum berakhir dekat Australia. .[1] Ini adalah salah satu megathrust yang berada di batas lempeng konvergen dimana merupakan zona pertemuan antara Lempeng eurasia yang ditujam oleh Lempeng Indo-Australia. Zona ini adalah salah satu l struktur yang paling aktif di Bumi, dan bertanggung jawab atas banyak gempa bumi besar, termasuk gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 yang membunuh lebih dari 230.000 orang. Zona ini dibagi menjadi Andaman Megathrust, Sumatra Megathrust, dan Jawa Megathrust. Segmen Bali-Sumbawa kurang aktif sehingga tidak ada istilah "megathrust" yang terkait dengannya.

Setting tektonik[sunting | sunting sumber]

Variasi seismik berdasarkan kedalaman di sepanjang zona Palung subduksi sunda - Gempa sumatra september 2007 ditunjukkan dengan lambang bintang.

Lempeng yang menujam terdiri dari dua proto-lempeng, Lempeng Hindia dan Lempeng Australia. Lempeng yang tertujam (overriding plate) juga terdiri dari dua mikro-lempeng, Lempeng Sunda dan Lempeng Burma. Pergerakan relatif subduksi bermacam-macam sepanjang strike tapi umumnya oblique yang kuat. Komponen strike-slip dari konvergen oblique diakomodir oleh perpindahan yag terjadi pada Sesar sumatra, sedangkan komponen dip-slip oleh Sunda megathrust.

Geometri megathrust[sunting | sunting sumber]

Megathrust sunda berbentuk curviplanar, dimana membentuk sebuah busur jika dilihat dari atas, dan juga mengalami peningkatan dip dimulai dari palung mendekati garis pantai sumatra. Seperti contoh, dip dibawah Kepulauan mentawai adalah sebesar 15-20 derajat dan mencapai 30 derajat di garis pantai sumatra. [2]

Gempa bumi[sunting | sunting sumber]

Area patahan untuk gempa bumi tahun 1861, 1833 dan 2004 serta daerah gempa utama dan gempa susulan untuk kejadian tahun 2005, menunjukkan kemiripan dengan gempa tahun 1861

Pada batas lempeng ini, gempa bumi terjadi di sepanjang Sunda megathrust dan di dalam lempeng subduksi dan overriding. Gempa bumi terbesar dihasilkan ketika megathrust itu sendiri pecah. Studi baru-baru ini dan gempa bersejarah menunjukkan bahwa megathrust tersegmentasi.[1] Gempa bumi terbesar terjadi di 'patch' terpisah di sepanjang permukaan megathrust (1797, 1833 , 1861, 2004, 2005 & 2007), dengan peristiwa yang lebih kecil terjadi di perbatasan antara patch ini (1935, 1984, 2000 & 2002).[1] Area pecahnya peristiwa 1861 tampaknya sangat mirip dengan peristiwa 2005, menunjukkan bahwa itu dapat dianggap sebagai peristiwa berulang. Peristiwa 2007 ditafsirkan sebagai kegagalan sebagian dari daerah pecahnya peristiwa 1833.[1]

Gempa bumi tahun 2004 memecahkan sebagian besar permukaan megathrust. Penelitian tentang bukti untuk peristiwa sebelumnya dengan ukuran ini menunjukkan bahwa mereka jarang terjadi, dengan dua kandidat peristiwa sebelumnya terjadi segera setelah 1290–1400 M dan 780–990 M.[3] Segmen megathrust Jawa-Bali tampaknya tidak terkait dengan gempa bumi besar, kemungkinan besar karena slip aseismik.[4]

Daftar gempa bumi megathrust Sunda[sunting | sunting sumber]

Tabel ini mencantumkan gempa Sunda Megathrust dengan magnitudo 7 atau lebih besar, atau yang diketahui telah menyebabkan kematian. Catatan sejarah sebelum tahun 2004 tidak lengkap.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Sieh, K. "The Sunda megathrust: past, present and future" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2010-08-01. Diakses tanggal 2009-11-04.
  2. ^ Chlieh, M.; Avouac J.P.; Sieh K.; Natawidjaja D.H.; Galetzka J. (2008). "Heterogeneous coupling of the Sumatran megathrust constrained by geodetic and paleogeodetic measurements" (PDF). Journal of Geophysical Research. 113 (B05305). Bibcode:2008JGRB..113.5305C. doi:10.1029/2007jb004981. Diakses tanggal 2009-11-05.
  3. ^ Monecke, K.; Finger W.; Klarer D.; Kongko W.; McAdoo B.G.; Moore A.L.; Sudrajat S.U. (2008). "A 1,000-year sediment record of tsunami recurrence in northern Sumatra". Nature. 455 (7217): 1232–1234. Bibcode:2008Natur.455.1232M. doi:10.1038/nature07374.
  4. ^ Newcomb, K.R.; McCann W.R. (1987). "Seismic history and seismotectonics of the Sunda Arc" (PDF). Journal of Geophysical Research. 92 (B1): 421–439. Bibcode:1987JGR....92..421N. doi:10.1029/JB092iB01p00421. Diakses tanggal 2009-11-06.[pranala nonaktif permanen]
  5. ^ a b Kalashnikova Tamara. "Destructive historical tsunamis at the western coast of Sumatra, Tsunami Laboratory, Institute of Computational Mathematics and Mathematical Geophysics Siberian Division Russian Academy of Sciences". Tsun.sscc.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-10-03. Diakses tanggal 2010-10-26.
  6. ^ Kerry Sieh* (2006-08-15). "Sieh, K. 2006. Philosophical Transactions of the Royal Society A, 364 no. 1845 1947–1963". Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences. 364 (1845): 1947–1963. Bibcode:2006RSPTA.364.1947S. CiteSeerX 10.1.1.694.6737 alt=Dapat diakses gratis. doi:10.1098/rsta.2006.1807. PMID 16844643.
  7. ^ a b "George Pararas-Carayannis, The great earthquake and tsunami of 1833 off the coast of Central Sumatra in Indonesia". Drgeorgepc.com. Diakses tanggal 2010-10-26.
  8. ^ "Zachariasen, J., Sieh, K., Taylor, F.W., Edwards, R.L. & Hantoro, W.S. 1999. Submergence and uplift associated with the giant 1833 Sumatran subduction earthquake: Evidence from coral microatolls, Journal of Geophysical Research, Vol. 104, No. B1, Pages 895–919." (PDF). Diakses tanggal 2010-10-26.
  9. ^ Suleyman Nalbant; John McCloskey; Sandy Steacy; Mairead NicBhloscaidh; Shane Murphy (2013). "Interseismic coupling, stress evolution, and earthquake slip on the Sunda megathrust" (PDF). Geophysical Research Letters. 40 (16): 4204–4208. Bibcode:2013GeoRL..40.4204N. doi:10.1002/grl.50776.
  10. ^ Pankaj Agrawal; Manish Shrikhande (2006). Earthquake resistant design of structures. PHI Learning Pvt. Ltd. hlm. 60. ISBN 978-81-203-2892-1.
  11. ^ "Research Group on The December 26, 2004 Earthquake Tsunami Disaster of Indian Ocean". Drs.dpri.kyoto-u.ac.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 12, 2010. Diakses tanggal 2010-10-26.
  12. ^ Martin S.S.; Li L.; Okal E.A.; Morin J.; Tetteroo A.E.G.; Switzer A.D.; Sieh K.E. (2019-03-26). "Reassessment of the 1907 Sumatra "Tsunami Earthquake" Based on Macroseismic, Seismological, and Tsunami Observations, and Modeling". Pure and Applied Geophysics (dalam bahasa Inggris). 176 (7): 2831–2868. Bibcode:2019PApGe.176.2831M. doi:10.1007/s00024-019-02134-2. hdl:10356/136833. ISSN 1420-9136.
  13. ^ a b c IISEENET (Information Network of Earthquake disaster Prevention Technologies). "Search Parameters". Diakses tanggal 2009-11-04.
  14. ^ Rivera, L.; Sieh K.; Helmberger D.; Natawidjaja D. (2002). "A Comparative Study of the Sumatran Subduction-Zone Earthquakes of 1935 and 1984" (PDF). Bulletin of the Seismological Society of America. 92 (5): 1721–1736. Bibcode:2002BuSSA..92.1721R. doi:10.1785/0120010106. Diakses tanggal 25 November 2010.
  15. ^ "Magnitude 7.4 - SIMEULUE, INDONESIA". earthquake.usgs.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-01-15.
  16. ^ "Magnitude 7.2 - KEPULAUAN MENTAWAI REGION, INDONESIA". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-01-15. Diakses tanggal 2015-10-01.
  17. ^ "Magnitude 7.2 - NORTHERN SUMATRA, INDONESIA". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-05-11. Diakses tanggal 2015-10-01.
  18. ^ "Magnitude 7.2 - OFF THE WEST COAST OF NORTHERN SUMATRA". earthquake.usgs.gov. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-01-13.

Templat:Daftar gempa bumi di Indonesia

Referensi[sunting | sunting sumber]