Login

Register

Login

Register

Insight

Tidak Hanya Merek, Kini Diri Sendiri Juga Penting Untuk di Branding

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Salah satu proses menuju kehidupan dan karir yang diimpikan adalah bagaimana kita bisa membangun personal branding yang baik. Sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang pesat, untuk bisa diterima dalam lingkungan pekerjaan kita harus memiliki kemampuan untuk membangun penggambaran citra diri yang bisa diingat oleh orang lain. Dengan demikian, orang dapat menilai kita seperti apa dan nantinya kita pun akan mendapat manfaat melalui proses personal branding, terutama soal pekerjaan.

Personal brand adalah suatu kesan/gambaran/image yang dilihat oleh orang lain terhadap diri Anda yang berkaitan dengan keahlian, prestasi, maupun perilaku yang dibangun oleh seseorang baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Jadi personal brand bisa diartikan sebagai citra diri atau reputasi. Tentu, personal branding adalah hal yang sangat penting. Dengan kamu memulai karir untuk membentuk diri, bersamaan dengan itu kamu akan membangun perspektif tentang bagaimana orang-orang akan menganggap diri kamu melalui personal branding kamu, hal tersebut nantinya akan bermanfaat dan membuka jalan untuk karir yang dituju. Dengan orang-orang mengingat dan mengetahui tentang bagaimana kemampuan kamu, kepribadian kamu, apa yang pernah dan bisa kamu lakukan, nantinya akan akan membuka peluang karir yang mungkin akan cocok dengan apa yang telah kamu bangun sesuai dengan keinginanmu, atau bahkan yang tidak kamu rencanakan sebelumnya.

Lalu bagaimana cara menggali potensi diri untuk bisa melakukan personal branding yang kuat dan menarik? jawabannya ada di live streaming Biz Talks yang rutin dilakukan setiap hari selasa. Khususnya Biztalks #4 pada tanggal 9 April kemarin, telah membagikan insight baru kepada kamu yang penasaran tentang Personal branding yang sudah dirangkum seperti berikut ini.

Yang pertama, kamu harus menyusun visi dan misi yang jelas. Tidak hanya sebuah perusahaan yang punya visi dan misi, tapi kita sebagai individu pun juga harus punya memilikinya. Tentukan arah karirmu akan kemana, pastikan tujuan karirmu akan kemana, kemudian dari situ kamu bisa membuat rencana dan langkah langkah spesifik untuk menggapai apa yang menjadi tujuanmu. Dengan mengetahui tujuanmu, akan membuka jalan persiapan yang bisa kamu lakukan untuk mencapai itu.

Kedua, harus adanya analisis SWOT dalam hidup kamu. Kamu harus mengetahui apa yang menjadi Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (kesempatan) dan Threath (Ancaman). Kamu harus tau kekuatan kamu di bagian apa, misalnya public speaking, kembangkan. Kamu harus tau apa yang menjadi kelemahan kamu, misalnya kalau kamu memiliki wajah yang terlihat galak maka untuk membangun personal branding yang ramah, kamu harus menjadi ramah senyum. Cari kesempatan sebanyak mungkin untuk menguatkan strength kamu dan perhitungkan apa yang bisa menghambat kemajuan kamu.

Untuk menambah insight yang membangun tentang kekuatan dan kelemahanmu, kamu boleh dan cukup dianjurkan untuk bertanya kepada orang lain. Tapi lebih baik pastikan terlebih dahulu kalau orang yang kamu ajak bicara adalah kerabat atau orang terdekat yang bisa memberikan tanggapan yang membangun dan juga terpercaya.. Ambil sisi-sisi positifnya, apabila mereka membicarakan hal-hal baru dapat kamu kulik untuk menjadi wawasan baru untuk pengetahuanmu agar kamu bisa berubah menjadi dirimu yang lebih baik lagi.

Yang ketiga, konsisten. Jangan mudah untuk merubah-rubah bagaimana cara kamu membangun citra diri. Kalau kamu demikian, nantinya orang akan menganggap kalau kamu ini tidak konsisten dengan dirimu sendiri. Jangan lupa, agar personal branding yang kamu bangun dapat menarik, gali keunikan dalam diri kamu yang dapat menjadi ciri khas tentang diri kamu, yang pastinya beda dari orang lain. Karena orang akan mengenali kita ketika kita keluar dari ruangan.

Personal branding dan kinerja kita dalam pekerjaan adalah dua hal yang sama pentingnya. Personal branding adalah proses menuju karir yang kamu impikan dan kinerja adalah sesuatu yang bisa kamu kerjakan ketika sudah memasuki tempat kerja untuk membuktikan bahwa kamu sanggup, mampu dan cocok dalam pekerjaan itu. Yang harus diingat, personal branding tidak melulu melalui online, tetapi juga offline. Media sosial hanyalah salah satu tools yang bisa kamu gunakan dalam personal branding. Tetap maksimalkan secara offline dengan memberikan kinerja yang bagus dalam pekerjaan. Karena itulah yang akan membentuk dan membangun bagaimana diri kita di mata orang lain ketika bekerja secara professional.

Membuat kesalahan adalah hal yang wajar bagi manusia. Jika kamu pernah melakukan kesalahan hingga merusak reputasi dan branding dirimu di mata orang lain, maka langkah pertama yang harus kamu ambil adalah memaafkan diri sendiri atas kesalahan tersebut. Minta maaf kepada orang lain itu juga hal yang sangat penting untuk dilakukan saat kita berbuat salah. Tetapi jangan lupa, Ketika kamu telah memaafkan diri mu sendiri, kamu akan mengetahui kapan kamu siap untuk membangun kembali citra yang sempat rusak. Karena ketika kamu sudah bisa menghargai dirimu sendiri, disaat itu lah kamu akan bisa membuat orang lain untuk menghargai dirimu juga.

Kemudian barulah kamu bisa meminta maaf kepada orang lain dan bertekad untuk mengubah kesalahan itu menjadi sebuah prestasi baru yang kamu yang bisa membuktikan kalau dirimu tidak akan kalah karena suatu kesalahan. Tunjukkan bahwa kesalahan itu tidak akan mengubah jati diri kamu menjadi buruk, justru dengan kesalahan itu kamu dapat bangkit dan bisa lebih baik lagi. Jangan lupa, ketika sudah dalam posisi yang aman, tetap konsisten dalam melakukan personal branding kamu ya. Agar orang lain dapat mengingat dan mengetahui kamu dengan hanya sekali sebut namamu saja.

Terakhir, ingat ya Sahabat Bizlab! Personal branding bukan lah sebuah langkah yang bisa kamu lewati begitu saja, tetapi personal branding adalah sebuah proses yang dinamis dan dapat berubah dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu tergantung bagaimana kamu menjalaninya. Karena bisa jadi, apa yang kamu belum ketahui sekarang tentang dirimu akan kamu ketahui di masa yang akan datang, dan juga apa yang belum kamu bisa sekarang, di masa yang akan datang kamu akan bisa melakukannya. Tentunya, dengan terus berusaha, mencari, dan tidak patah semangat.

Berikan komentar

Tanya
1
Butuh bantuan?
Halo,
Ada yang bisa dibantu?
Powered by