Sedang Mengalami Quarter Life Crisis? Ini Solusinya

Bagikan

Belakangan ini seringkali kita mendengar istilah mengenai quarter life crisis. Quarter life crisis merupakan krisis di usia seperempat hidup atau sekitar menginjak usia 25 tahun. Quarter life crisis seolah-olah siap menghadang orang-orang yang akan menyambut usia 25 tahun. Biasanya kita akan menanyakan tujuan hidup yang sebenarnya saat mengalami quarter life crisis. Mulai meninjau selama ini apa yang telah kita lakukan dan hendak dibawa kemana tujuan hidpu ini. Sehingga dengan demikian banyak sekali kebingungan yang melanda dan membuat pikiran kita pun sangat terkuras.

Biasanya saat mengalami quarter life crisis kita akan mulai meratapi nasib kita saat ini. Bingung hendak mulai langkah kemana sehingga kita hanya berdiam diri saja tanpa melakukan hal apapun. Dengan demikian, maka tentu tidak baik bagi kita karena tidak mempunyai tujuan hidup sama sekali. Apabila sudah merasa seperti itu maka sebaiknya kamu harus melakukan hal-hal berikut untuk mengatasi masalah quarter life crisis.

1. Menemukan Tujuan Hidup

Tilik kembali masa lalumu apa yang sudah kamu lakukan sejauh ini. Apakah berdampak positif terhadap kehidupanmu atau malah membawa dampak negatif? Apabila membawa dampak positif maka ada baiknya kamu teruskan apa yang sudah kamu lakukan selama ini. Misalnya kamu suka mendesain sebelumnya, maka lakukan lagi dan tancapkan tujuanmu menjadi designer handal. Dengan demikian, maka kamu dapat fokus kepada tujuanmu dan tidak merasa bingung lagi akan masalah quarter life crisis. Semakin kamu tekun terhadap impianmu semakin muncul rasa semangat yang ada di dalam diri untuk mewujudkannya.

Manusia tentu hanya bisa berencana ingin menjadi apa kedepannya. Tanpa ada rencana, kita tentu hanya akan terjebak dalam masalah quarter life crisis yang berkepanjangan.

2. Buang Rasa Takut

Ketakutan akan menjadi musuh terbesar kita selama menghadapi masa quarter life crisis. Pasalnya rasa takut tersebut akan membuat kita hanya berdiam diri saja tanpa mengambil keputusan apapun. Setiap kali ingin mengambil keputusan, kita akan dihantui oleh berbagai macam rasa takut sehingga kita tidak jadi mengambil langkah. Rasa takut akan tidak terwujud, rasa takut akan gagal, dan rasa-rasa takut lainnya yang akan membawa kepada hal yang negatif.

Buang semua rasa takutmu jauh-jauh. Kendalikan dirimu dengan baik untuk tetap berfokus kepada tujuan dan impian. Karena apabila tembok yang bernama rasa takut tetap menghalangimu, maka kamu tidak akan melangkah kedepannya.

3. Diskusi Dengan Teman dan Orang Tua

Mencari orang yang bisa diajak ngobrol tentu menjadi salah satu obat  untuk menghadapi quarter life crisis. Ajak orang tuamu untuk berbicara mengenai masa depanmu kedepannya. Minta saran terbaik dari orang tua juga beberapa petuah untuk menghadapi masa depan. Orang tua tentu ingin yang terbaik untuk anaknya sehingga mereka secara perlahan akan menuntun anaknya ke dalam hal yang positif.

Apabila dengan orang tua dirasa kurang puas, maka ajaklah temanmu yang sekiranya nyambung untuk diajak ngobrol tentang masa depan. Teman tentu juga akan memberikan saran yang terbaik untuk kita sehingga kita tidak akan bingung untuk menentukan pilihan nantinya.

Lakukan 3 hal tersebut untuk mengatasi masalah quarter life crisis – mu. Karena pada dasarnya apabila kamu tetap menyerah terhadap keadaan quarter life crisis, maka kamu tidak akan kemana-mana dan hanya berdiam diri saja. Quarter life crisis biasanya menyerang mahasiswa yang baru saja lulus dari universitas. Bersiaplah menghadapinya dengan bijak.

Leave a Reply