Polisi Bubarkan Kemah Demo Pro-Palestina di 3 Kampus AS, 200 Orang Ditahan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Polisi membubarkan kemah-kemah demonstran pro-Palestina di tiga kampus di Amerika Serikat (AS). Hampir 200 orang demonstran ditahan polisi.

Dilansir AFP, Senin (28/4/2024), peristiwa berjalan pada Sabtu (27/4) waktu setempat.

Di Pantai Timur, polisi di Boston menahan sekitar 100 orang saat membubarkan kemah para demonstran di Universitas Northeastern. Pembubaran kemah ini berjalan dengan rusuh. Tenda-tenda demonstran diangkut ke truk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penertiban ini dilakukan abdi negara setempat lantaran, kata aparat, para demonstran menyerukan kata-kata antisemitik termasuk, "Bunuh Yahudi." Hal ini disampaikan pihak rektorat Universitas Northeastern lewat akun media sosial X.

Pihak Universitas Northeastern mengatakan demonstrasi awalnya digelar oleh mahasiswa pada dua hari sebelumnya. Namun belakangan, demonstrasi disusupi oleh penggerak ahli tanpa hubungan ke Universitas Northeastern.

"Mereka yang menolak mengungkap keterkaitan (afiliasi) mereka bakal ditangkap," kata pihak kampus.

Di Universitas Negeri Arizona alias Arizona State University (ASU), polisi menangkan 69 orang lantaran menerobos wilayah setelah sekelompok orang menduduki secara tidak berkuasa wilayah kampus itu, dengan langkah mendirkan kemah.

Pernyataan resmi dari Negara Bagian Arizona menyatakan bahwa kebanyakn demonstran bukanlah mahasiswa ASU (Arizona State University), bukan juga pengajar alias staf.

Di Universitas Indiana, polisi menangkap 23 orang saat mereka menertibkan area kampus itu. Kemah-kemah dibubarkan. Polisi menggunakan tameng, tongkat pukul, dan perlengkapan anti-huru-hara. Polisi menjatuhkan mereka yang tidak mau beranjak.

Para aktivis kampus menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza. Selain tiga kampus di atas, tetap banyak lagi kampus-kampus lain di AS, apalagi Eropa, yang menggelar demo anti-Zionis.

(dnu/imk)