Pentingnya Kontrak Kerja Antara Freelancer dan Klien

Bagikan

Menjadi freelancer membuat kita harus mengerti dengan sistem kerjanya yang sedikit berbeda dengan kerja kantoran. Dengan jam kerja yang berbeda dan cara kerja yang nggak sama, kamu tentu akan menghadapi kenyataan kalau kontrak kerja yang terjalin antara freelancer dan klien nggak selalu muncul teratur seperti kontrak pegawai kantoran. Kamu sebagai seorang freelancer wajib banget buat nanyain kontrak dengan klien ini di awal. 

Sepenting Itu ya Kontrak Kerja di Dunia Freelancer?

Penting  banget kok. Ingat ya. Freelancer tetap merupakan cabang pekerjaan yang menuntut kamu untuk bersikap profesional. Antara keduanya: freelancer dan klien haruslah sama-sama memahami situasi. Freelancer wajib kooperatif sementara klien harus memberi kejelasan tentang kontrak kerja dengan klien. 

Dalam etika bisnis, antara kedua belah pihak harus adil. Freelancer harus mengerti bagaimana bila dia diposisikan sebagai klien dan sebaliknya. Seenggaknya, dengan kontrak, nasib freelancer akan lebih terlindungi. Kalau-kalau saja klien tersebut kabur tidak membayar misalnya. Kontrak akan membuat segala detail pekerjaan jadi jelas.

Beberapa poin di bawah ini merupakan isi kontrak yang masih bisa disesuaikan dengan situasi:

  1. Nama Proyek

Nama proyek wajib muncul dalam kontrak. Ini berguna agar freelancer jelas memahami proyek apa yang sedang dikerjakan. 

2. Waktu Pengerjaan

Waktu pengerjaan (scheduling) adalah hal yang juga wajib ada. Misalkan saja klien menghendaki dalam satu minggu seorang freelancer wajib memberikan 4 buah artikel yang harus disetor. Nah, klien berhak meminta freelancer untuk memenuhi ini kalau-kalau dalam seminggu tersebut pekerjaan masih belum memenuhi target. 

3. Service Rates

Service rates jadi salah satu poin paling penting dalam kontrak kerja.  Klien harus menanyai berapa service rates yang dipatok oleh seorang freelancer sebelum memberinya kontrak. Biasanya, ketika freelancer masih kebingungan menentukan rates, klien lah yang menentukan rates dengan tetap memperhatikan kesanggupan freelancer. 

4. Payment

Nah, setelah freelancer diberitahu tentang service rates, maka selanjutnya pastikan ada yang namanya payment. Kontrak kerja yang baik akan memberitahukan kapan jadwal freelancer menerima pembayaran.

5. Bukti Sah Kontrak

Bukti sah kontrak akan memuat tanda legalisasi termasuk diantaranya pencantuman logo, cap dan lain-lain. Ini penting sebagai bukti yang kuat bila terjadi pelanggaran kontrak kerja. 

Leave a Reply