Milenial, Simak 5 Panduan Mengatur Keuangan dengan Baik dan Bijak

mengatur keuangan
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pandemi Covid-19 yang berdampak negatif secara global, membuat generasi milenial sadar akan pentingnya mengatur keuangan yang sehat. Generasi milenial lahir di zaman yang dimudahkan dengan kemajuan teknologi. Lalu, siapakah generasi milenial itu? Generasi milenial ialah generasi atau orang yang lahir pada tahun 1980-an dan 1990-an, Sob. Milenial yang akrab dengan teknologi dan internet ini, bisa berselancar mencari apapun dengan gadget mereka. Termasuk cara mengelola keuangannya. Milenial bisa mengevaluasi gaya hidup dan kebiasaan berbelanja yang tidak perlu.

Sobat Bizlab tidak perlu khawatir lagi sekarang. Bizlab telah menghimpun panduan mengatur keuangan ala milenial. Simak ya!

Evaluasi Anggaran

Sangat penting bagi milenial untuk mengevaluasi kembali anggaran dan memprioritaskan pengeluaran. Belanjalah apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Evaluasi anggaran ini bisa milenial kelola dengan aplikasi di internet yang memberi bantuan mengenai masalah finansial. Aplikasi yang dapat membantu milenial mengkategorikan kebiasaan belanja dan membantu mengelola pengeluaran.

Banyaknya kebutuhan dan keinginan yang muncul perlu disikapi dengan bijak dan keputusan yang matang dalam berbelanja, apalagi jika yang hendak dibeli itu barang mewah. Hal ini demi menajaga stabilitas keuangan di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Menabung dari Penghasilan

Buat Sobat Bizlab milenial yang habis terima gaji, sebaiknya langsung sisihkan 10-30 persen dari total penghasilan untuk ditabung. Bergegaslah menabung untuk jaga-jaga dana darurat jika saat kamu mengalami kendala darurat. Jika perlu, buatlah rekening khusus buat menampung tabungan ini sehingga tabungan kamu tidak terusik Sob. Ini juga salah satu cara agar tabungan kamu aman lho, supaya tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari.

Menyibukkan Diri

Menyibukkan diri bukan berarti sok sibuk ya Sob, ini artinya memiliki kegiatan produktif. Dengan kita berkegiatan produktif maka kita akan terhindar dari impulsive buying. Karena biasanya nih, para wanita setiap ada waktu longgar akan scroll website maupun e-commerce, pilih-pilih produk, masukkan keranjang, belanja deh. Nah, dengan menyibukkan diri dengan hal-hal yang produktif seperti usaha sampingan atau membaca buku-buku, akan menghindarkan kita dari belanja-belanja yang tidak perlu. Selain itu kita juga mendapatkan penghasilan tambahan yang kita bisa gunakan untuk menabung.

Investasi

Sobat Bizlab milenial, tidak ada salahnya jika kamu memulai berinvestasi dari sekarang. Kamu bisa memulai investasi di berbagai bidang seperti properti, emas, pertanian, maupun peternakan. Saat ini yang sedang digandrungi ialah investasi emas karena harganya yang dari waktu ke waktu cenderung naik dan risiko yang rendah. Berinvestasi menjadikan kamu kaya di usia muda juga loh Sob. Intinya, jangan biarkan uang tabungannya hanya diam di bank.

Ikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan

Mengelola keuangan terkadang masih dianggap remeh oleh sebagian milenial. Padahal, untuk mengelola keuangan ini diperlukan pengetahuan khusus agar kondisi keuangan kamu tetap stabil loh Sob. Saat ini banyak bermunculan lembaga-lembaga yang mengadakan manajemen finansial maupun kursus pengelolaan keuangan. Tips ini juga bisa dibilang investasi leher ke atas karena kamu investasi ilmu untuk masa depan. Jadi, jangan lupa sisihkan uangmu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, ya.

Demikian Sobat Bizlab, beberapa panduan mengelola keuangan untuk milenial. Manajemen keuangan ini berfungsi sebagai panduan untuk melangkah dan menyiapkan keuangan di masa mendatang. Dengan pengeloaan yang baik, maka kamu memiliki arah dalam mengatur keuangan.

Agar management keuanganmu semakin baik, kamu juga bisa mengikuti kelas di Bizlab satu ini lo sobat.

Sobat Bizlab tidak perlu khawatir lagi sekarang. Bizlab telah menghimpun panduan mengatur keuangan ala milenial. Simak ya!

Evaluasi Anggaran

Sangat penting bagi milenial untuk mengevaluasi kembali anggaran dan memprioritaskan pengeluaran. Belanjalah apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Evaluasi anggaran ini bisa milenial kelola dengan aplikasi di internet yang memberi bantuan mengenai masalah finansial. Aplikasi yang dapat membantu milenial mengkategorikan kebiasaan belanja dan membantu mengelola pengeluaran.

Banyaknya kebutuhan dan keinginan yang muncul perlu disikapi dengan bijak dan keputusan yang matang dalam berbelanja, apalagi jika yang hendak dibeli itu barang mewah. Hal ini demi menajaga stabilitas keuangan di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Menabung dari Penghasilan

Buat Sobat Bizlab milenial yang habis terima gaji, sebaiknya langsung sisihkan 10-30 persen dari total penghasilan untuk ditabung. Bergegaslah menabung untuk jaga-jaga dana darurat jika saat kamu mengalami kendala darurat. Jika perlu, buatlah rekening khusus buat menampung tabungan ini sehingga tabungan kamu tidak terusik Sob. Ini juga salah satu cara agar tabungan kamu aman lho, supaya tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari.

Menyibukkan Diri

Menyibukkan diri bukan berarti sok sibuk ya Sob, ini artinya memiliki kegiatan produktif. Dengan kita berkegiatan produktif maka kita akan terhindar dari impulsive buying. Karena biasanya nih, para wanita setiap ada waktu longgar akan scroll website maupun e-commerce, pilih-pilih produk, masukkan keranjang, belanja deh. Nah, dengan menyibukkan diri dengan hal-hal yang produktif seperti usaha sampingan atau membaca buku-buku, akan menghindarkan kita dari belanja-belanja yang tidak perlu. Selain itu kita juga mendapatkan penghasilan tambahan yang kita bisa gunakan untuk menabung.

Investasi

Sobat Bizlab milenial, tidak ada salahnya jika kamu memulai berinvestasi dari sekarang. Kamu bisa memulai investasi di berbagai bidang seperti properti, emas, pertanian, maupun peternakan. Saat ini yang sedang digandrungi ialah investasi emas karena harganya yang dari waktu ke waktu cenderung naik dan risiko yang rendah. Berinvestasi menjadikan kamu kaya di usia muda juga loh Sob. Intinya, jangan biarkan uang tabungannya hanya diam di bank.

Ikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan

Mengelola keuangan terkadang masih dianggap remeh oleh sebagian milenial. Padahal, untuk mengelola keuangan ini diperlukan pengetahuan khusus agar kondisi keuangan kamu tetap stabil loh Sob. Saat ini banyak bermunculan lembaga-lembaga yang mengadakan manajemen finansial maupun kursus pengelolaan keuangan. Tips ini juga bisa dibilang investasi leher ke atas karena kamu investasi ilmu untuk masa depan. Jadi, jangan lupa sisihkan uangmu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, ya.

Demikian Sobat Bizlab, beberapa panduan mengelola keuangan untuk milenial. Manajemen keuangan ini berfungsi sebagai panduan untuk melangkah dan menyiapkan keuangan di masa mendatang. Dengan pengeloaan yang baik, maka kamu memiliki arah dalam mengatur keuangan.

Agar management keuanganmu semakin baik, kamu juga bisa mengikuti kelas di Bizlab satu ini lo sobat.

Berikan komentar