fbpx

Artikel

Meraih Sukses Lewat Karir Impian Dimulai Dari Sekarang

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Perjalanan meraih karir impianmu tentu tidak selalu mudah, tetapi mereka yang berhasil telah merasakan berbagai halangan dan rintangan yang sama sebagai bagian dari proses itu. Jadi jika kamu sedang berjuang dengan karir impianmu dan penasaran bagaimana caranya agar bisa berhasil, jawabannya ada di live streaming Biz Talks, Selasa pada tanggal 19 Maret kemarin. Untuk kamu yang kelewatan tidak perlu khawatir, karna Bizlab sudah merangkumnya menjadi langkah-langkah berikut ini. Mulailah menerapkannya dan kamu akan berada di jalan yang tepat untuk mencapai karir impian.

1. Rencanakan karier yang ingin kamu jalani secara matang

Sedari awal kamu menempuh pendidikan lebih lanjut ada baiknya kamu ketahui dimana minat dan passion kamu. Minat bisa membawa pada passion, tapi untuk itu diperlukan komitmen, bukan hanya suka atau tertarik. Banyaknya pilihan kini mendorong banyak minat anak muda, tinggal menjalani dengan komitmen untuk tahu passion kamu dimana. Mengetahui & meyakini passion membutuhkan komitmen & waktu, bukan dengan terburu- buru.

Passion tidak muncul di awal tapi setelah kita menjalani, minat yang ada di awal. Jangan bosan mencoba tapi juga harus bertanggungjawab karena karier adalah tanggung jawab pribadi. Jangan jadikan passion sebagai excuse karena bosan atau tidak bertanggungjawab atas aktivitas yang ada.Mendalami minat tentu ada suka-dukanya, bukan hanya senang saja.

Ketika melewati masa sulit, orang cenderung mengira kalau minatnya bukan lagi passion, akhirnya malah menyerah di tengah jalan dan ditinggalkan. Justru seharusnya dari situ tetap kamu tekuni dan konsisten agar kamu bisa ahli dibidang tersebut. Janganlah terlalu cepat berpindah pindah. Memang bagus jika kamu memiliki banyak keahlian, tetapi akan lebih baik lagi jika ada keahlian yang kamu maksimalkan dan menjadi bidang terbaik kamu, dibanding banyak ilmu namun tidak ada diantaranya yang maksimal.

2. Perbanyak pengalaman kerja

Karena pentingnya pengalaman bekerja sebagai pertimbangan saat bekerja, manfaatkan segala momen waktu luang yang kamu miliki selama masa perkuliahan. Contohnya, kamu bisa menggunakan waktu libur kuliah untuk mengambil kerja part time atau magang freelance sehingga pengalaman kerja untuk dijelaskan dalam resume (CV) semakin bertambah.

Mengikuti lomba dan pelatihan juga sangat penting. Karena selain jaringan, kamu akan mendapatkan sertifikat atau piagam penghargaan melalui cara — cara tersebut. Alangkah baiknya jika kamu mencoba hal ini untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki banyak kemampuan disamping pengetahuan akademis.

Sebagai mahasiswa kita harus bisa memanfaatkan segala hal yang baik untuk memberi hasil positif bagi diri kita sendiri. Akan lebih baik jika kita juga mampu memberikan dampak positif bagi orang lain. Dalam berorganisasi, kita bisa mengenal dunia kampus lebih luas. Misalnya saja kita adalah seorang mahasiswa yang tidak terbiasa dengan pidato ataupun sering gugup ketika berbicara di depan orang ramai, dengan berorganisasi kita akan dibina untuk hal itu. Jadikan organisasi sebagai ajang berlatih dunia kerja, jadi kamu bisa mengenal dunia kerja sedari dini, sehingga tidak akan kaget ketika kamu terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.

3. Persiapkan diri saat akan melamar kerja

Saat kamu akan mendaftar kerja sebelumnya cari tahu sejelas jelasnya tentang perusahaan tempat kamu melamar, jangan sampai kamu mendaftar tanpa tahu apa-apa mengenai latar belakang perusahaan tersebut. Siapkan curriculum vitae dan portofolio yang oke, cv kamu tidak perlu overdesign, cukup dengan tampilan yang menarik, terlihat niat, rapih, dan isi yang berbobot. Jelaskan apa kelebihan dan pengalaman yang kamu punyai, sertakan hasil karya kamu yang bisa menunjang pekerjaan yang kamu lamar, pasang foto yang proper, info asli dan data yang terbaru atau terupdate. Nah, saat wawancara siapkan diri kamu dengan jawaban berbobot, penampilan yang baik untuk kesan pertama yang baik pula. Pastikan kamu tau semua mulai dari kontrak kerja, gaji, apa saja nantinya yang akan kamu kerjakan, dan lainnya.

Gunakan sosial media Anda dengan baik sebagai portofolio online. Postinglah sesuatu dengan konten yang sekiranya dapat memberi citra positif diri. Berhati-hatilah karena apa yang kamu lakukan di media sosial akan terekam disana untuk waktu yang lama. Hal ini sangat penting karena beberapa perusahaan dapat mencari tahu tentang kandidat melalui sosial media.

4. Kenali lingkungan kerja

Setelah karyawan yang baru bekerja tentu kamu sangat antusias untuk mengerahkan segala potensi yang dipunyai. Namun sebaiknya jangan terlalu langsung tergebu gebu menunjukan unjuk diri di sebuah lingkungan kerja yang baru saja kamu masuki. Biasakan terlibat didalamnya dalam batas yang wajar wajar saja. Kalau kamu terbiasa aktif dan suka berpendapat tunggu momennya.

Pertama-tama sebaiknya kumpulkan pengenalan yang cukup terhadap lingkungan kerja kamu, seperti karyawan-karyawan lain, hal teknis terkait pekerjaan dan juga pola kerja yang ada didalamnya. Lakukan hal tersebut sebagai bentuk adaptasi menjadi karyawan baru didalam perusahaan. Belajarlah untuk mejadi pendegar dan pengamat yang baik terlebih dahulu agar kedepannya kamu tidak akan gugup dan canggung di tempat kerja yang baru.

5. Maksimalkan potensi saat bekerja

Kebanyakan karyawan pada umumnya hanya memikirkan pekerjaan apa yang bisa mereka kerjakan; bukan pekerjaan apa yang bisa meningkatkan kemampuan diri mereka. Padahal, meningkatkan kemampuanmu sangatlah penting. Tentu melakukan pekerjaan yang itu-itu saja bisa jadi membosankan. Untuk melepaskanmu dari kebosanan dalam bekerja, promosi kerja juga akan membuatmu bisa mendapatkan ilmu dan tantangan baru di dalam kariermu. Tetapi promosi kerja tak bisa kita dapatkan begitu saja.

Bila atasan memberikan pekerjaan atau project, kamu jangan sekali-kali menyianyiakannya. Kerjakan dan bertanggungjawablah atas pekerjan tersebut, mulai dari sebelum, hingga setelah pekerjaan tersebut usai. Bertanggung jawab secara penuh pada pekerjaanmu akan memberi impresi positif di mata atasanmu. Selain hal ini kelak akan membantu memaksimalkan potensi kamu di bidang pekerjaan tersebut, kamu juga bisa meraih kepercayaan dari atasanmu yang nantinya mungkin akan merekomendasikan kepada kenalannya yang juga sesama atasan, atau memberikan promosi kerja untukmu di tempat yang lebih tinggi lagi.

Setiap orang pastinya berkeinginan untuk meraih sukses lewat karir impiannya masing-masing. Jadi jika kamu termasuk orang itu, kamu mungkin juga akan mengalami kesulitan dan kelelahan. Ada saatnya kamu merasa ingin berhenti, karena telah berusaha keras namun tidak ada yang berhasil. Di saat seperti ini, jangan menyerah! ingatlah bahwa kegagalan dan kesulitan adalah bagian normal dari proses. Faktanya, proses ini adalah hal yang benar-benar penting! Pikirkan betapa berharganya proses yang kamu jalani itu ketika kamu akhirnya berhasil. Semangat ya dalam meraih karir impianmu, sahabat Bizlab!

Berikan komentar

Hi, ada yang bisa kami bantu?