Sale!

Menentukan Value Proposition dan Model Bisnis Usaha Rintisan

Rp89.000

Isi nama, klik "Order" dan kirimkan chat dengan format yang sudah tertulis di WhatsApp.

Description

Apa alasan calon pelanggan membeli produk kamu?

Apa alasan pelanggan memperpanjang berlangganan jasa kamu?

 

Apakah kamu sudah bisa menjawab kedua pertanyaan tersebut?

Kalau belum, atau kamu masih ragu untuk menjawabnya itu berarti mungkin kamu masih di tahap memvalidasinya. Mengetahui apakah produk kita akan laku di pasaran atau tidak adalah pekerjaan yang cukup melelahkan. Terlebih kalau kita adalah tipe yang terburu-buru untuk langsung menjual ide produk tadi dengan asumsi yang tidak kita validasi.

 

Untuk menjawab kedua pertanyaan tadi, kamu butuh mengetahui Value Proposition alias manfaat apa yang diberikan dan menjadi alasan bagi pelanggan untuk tetap setia menggunakan produk kamu.

Nah untuk menentukan value proposition adalah satu cara mudah yang bisa digunakan, yaitu dengan memetakan “kegiatan rutin” yang dilakukan oleh calon pelanggan.

Seperti contoh kamu sedang ingin membuat solusi untuk orang yang boros setelah gajian, maka dari itu kamu perlu tahu pengeluaran rutin apa saja yang dia lakukan sehingga membuatnya boros.

Setelah menentukan Value Proposition selanjutnya dengan mudah kita menentukan proses bisnis hingga model bisnis yang akan kita jalani.

 

Menggunakan pendekatan Lean Startup.

Tools yang akan kita gunakan adalah Lean Canvas yang sedikit agak berbeda dengan Business Model Canvas.

Lean Canvas adalah metode rencana bisnis satu halaman yang dibuat oleh Ash Maurya, yang diadaptasi dari Business Model Canvas oleh Alexander Osterwalder.

Lembar ini menampilkan sejumlah blok untuk membantu Anda memetakan beberapa poin penting yang akan membantu Anda mengubah ide bisnis menjadi sesuatu yang lebih konkret.

Lean canvas dibuat khusus bagi para wirausahawan untuk memudahkan mereka mendapatkan ide yang jelas dan sederhana tentang apa yang mereka lakukan.

Ada berbagai manfaat menggunakan model lean canvas untuk merencanakan ide bisnis, baik berdasarkan keunggulannya sendiri maupun jika dibandingkan dengan Model Bisnis Kanvas.

Pertama, Metode ini dirancang untuk semua pengusaha. Seperti versi lain dari Business Model Canvas yang telah diadaptasi untuk ceruk yang berbeda, ini telah dipetakan dengan mempertimbangkan wirausahawan. Contoh yang digunakan untuk Business Model Canvas saat dirilis adalah semua bisnis yang sudah ada dan sukses, sehingga sulit untuk diterapkan ke ide bisnis baru.

Dengan lean canvas, wirausahawan dapat fokus untuk mengidentifikasi masalah dan solusi. Ini dirancang untuk bekerja untuk pola pikir pemula dan membantu wirausahawan membangun ide mereka.

Menjadikan Unfair Advantage atau sebagai bagian dari kanvas memungkinkan wirausahawan memastikan mereka memiliki sesuatu yang akan membantu mereka menonjol.

Siap membangun usaha miliaran rupiah dengan menyelesaikan masalah besar?

 

Kalau kamu sudah selesai mengikuti video ini dan penasaran untuk tanya jawab dengan pengajar, kamu juga bisa mengikuti sesi private 1-on-1 nantinya. Penjelasan untuk bisa mengikuti sesi private akan dijelaskan di video terakhir.

 


Exclusive Video

  • Lakukan pembayaran dengan pilih metode bayar yang diinginkan.
  • Setelah pembayaran berhasil, kamu akan diarahkan ke halaman download video.
  • Apabila tertarik untuk mengikuti sesi private dengan pengajar, silahkan hubungi CS.

 

⚠️ Dilarang keras menyebarluaskan video yang sudah dibeli dan diunduh dari Bizlab. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Rp 89.000,-

Isi nama, klik "Order" dan kirimkan chat dengan format yang sudah tertulis di WhatsApp.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Menentukan Value Proposition dan Model Bisnis Usaha Rintisan”

Your email address will not be published. Required fields are marked *