Halo saya Hilda, klik untuk bertanya langsung

Work From Home (WFH)

Demi mengupayakan penekanan penyebaran virus SARS-CoV-2, beberapa perusahaan mulai menerapkan sistem Work From Home (WFH). Dikutip dari LIPI, menurut hasil survei cepat yang dilaksanakan oleh Asture Solution mengenai proses koordinasi maupun meeting melalui virtual menggunakan berbagai media maupun aplikasi mendapat hasil sebagai berikut : tingkat partisipasi pegawai (74,4%),  frekuensi rapat yang memadai (84%), proses koordinasi yang lancar (76%), dan pemimpin terampil mengelola pertemuan online (81%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa meskipun proses meeting dan koordinasi terlaksana melalui online, namun tetap bisa berjalan dengan lancar dan efektif.

Yang harus diwaspadai saat penerapan Work From Home (WFH)

Meskipun WFH dianggap mampu berjalan lancar dan efektif, namun dalam pelaksanaannya bisa berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan pastinya akan berdampak juga terhadap output perusahaan. Menurut riset dari Microsoft dan TechRepublic Premium, ada 5 hal yang harus diperhatikan apabila perusahaan menjalankan WFH dalam jangka waktu yang lama. Beberapa di antaranya adalah risiko burn out atau stress saat bekerja dan kurangnya pengetahuan serta pelatihan yang diterima oleh karyawan, terutama di bidang teknologi.

quotation(1)

"Online learning selain bisa merefresh skill karyawan, juga bisa merefresh kesehatan mental mereka."

Bella Ristya, Customer Success Manager at Bizlab Tweet

Tingkatkan Skill dan Daya Saing Karyawan Selama WFH

Bizlab memiliki misi untuk melaksanakan inklusi pendidikan. Siapa saja dan di mana saja bisa belajar lebih leluasa, interaktif, dan lebih intensif. Sangat sesuai dengan kondisi saat ini yang mengharuskan karyawan bekerja dari rumah masing-masing. Dipandu oleh pengajar yang berpengalaman di bidangnya, jadi bisa meningkatkan skill karyawan dan mengoptimalkan output perusahaan.
Goal makin terarah karena silabus materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Elice Vienna

Head of HR ABDA Insurance

“Dalam kondisi pandemi ini, justru terbuka kesempatan untuk bisa merangkul rekan-rekan karyawan dari semua Cabang senasional mendapatkan ilmu seperti ini. Sebelum adanya webinar, sulit sekali untuk bisa mengumpulkan rekan-rekan Cabang mengikuti training secara bersamaan karena biaya transportasi & akomodasi yang besar. It’s a Blessing in Disguise. Dengan adanya Webinar “Powerful Selling Skill” ini, peserta akan bertambah ilmu, skill, dan kepercayaan dirinya. Soft skill yg diajarkan dalam Webinar ini sangat bisa diterapkan langsung oleh teman-teman di Commercial.”

Prabu Kusuma Nusa Putra

Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, BKF Kemenkeu RI​

“Penjelasannya mudah dimengerti dan cara mengajarnya menyenangkan, sehingga saya sangat menikmati dalam belajarnya.”

Kelas Perusahaan yang Sudah Pernah Berlangsung

Pelatihan Data Analytics Menggunakan Tableau

Instansi : Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal - Kemenkeu RI

Pelatihan Powerful Selling Skill for Closing

Instansi : PT Asuransi Bina Dana Arta (ABDA)

Rekomendasi Kelas untuk Karyawan

Rancang pelatihan untuk karyawan Anda