Visualisasi Data Interaktif dengan Tableau

Mau tau rahasia cepat menguasai Data Science? Pakai Tableau! Eh, kok bisa?

Saat ini, bisnis butuh proses yang serba cepat. Cepat bukan berarti tidak akurat. Cepat bukan juga berarti tidak berdasarkan data.

Penyajian data hasil analisis menjadi salah satu upaya penting untuk memudahkan setiap komponen dalam organisasi/perusahaan memahami konten hasil analisis. 

Seiring perkembangan era informasi dan big data, para analis memerlukan aplikasi analisis yang mampu mengolah data yang besar dengan tempo yang singkat.

Excel memiliki kelemahan terbesar di penggunaan formula, yang belum tentu bisa dipahami dengan mudah oleh praktisi.

Pemrograman dengan Python dan R untuk analisis juga terlalu susah bagi mereka yang ingin eksekusi cepat dengan data.

So, hadirlah Tableau sebagai solusi untuk Visualisasi Data Interaktif secara cepat dan mudah. Tapi, gimana caranya? Bahkan kamu merasa baru pertama kali mendengar kata Tableau?

Eits, Tenang! Kamu cukup ikuti Webinar Gratis Bizlab ini, karena di kelas ini kamu akan dibimbing tentang dasar menggunakan Tableau secara langsung oleh ahlinya.

Catat tanggal untuk kamu ikuti kelasnya ya!

Hari         : Sabtu, 23 Januari 2021
Waktu     : 19.00 WIB
Platform :  Zoom
Biaya       : GRATIS

Note: Peserta akan diinvite terlebih dahulu ke Group WhatsApp setelah lakukan pendaftaran di form di bawah ini.

Setelah mengisi form di atas, jangan lupa klik +Google Calendar di bawah agar mendapatkan reminder Webinar ini!

4 Keunggulan Instagram Ads Untuk Promosi Bisnis

instagram ads

Sobat Bizlab, aplikasi Instagram semakin hari semakin populer dan memiliki user semakin banyak. Aplikasi yang memiliki jangkauan pengguna mulai dari remaja hingga dewasa ini memang semakin menarik dengan berbagai fitur yang ditawarkan.

Salah satunya adalah fitur Instagram Ads yang sangat menguntungkan para pebisnis maupun pemilik online shop. Hal inilah yang harus dimanfaatkan para pebisnis untuk mengoptimalkan penjualannya.

Tak hanya mengoptimalkan konten pada akunnya, tapi para pebisnis juga mampu menggunakan Instagram Ads sebagai salah satu strategi penjualannya. Nah berikut ini terdapat beberapa keunggulan Instagram Ads untuk promosi bisnis.

Apa saja keunggulannya untuk bisnis?

Jangkauan Lebih Luas dan Banyak

Aplikasi Instagram merupakan aplikasi paling populer ketiga di dunia. Ini mengapa para pengguna Instagram semakin hari semakin meningkat. Itulah mengapa Instagram Ads sangat bermanfaat bagi kamu untuk mempromosikan bisnis mu. Akan banyak pengguna yang melihat produk mu sehingga konsumen yang dijangkau lebih luas.

Target yang Spesifik

Dengan menggunakan Instagram Ads, kamu bisa mempromosikan bisnis mu sesuai target dan lebih spesifik ini karena beriklan menggunakan Instagram Ads akan membantu dalam memperoleh informasi (data) yang lebih spesifik tentang pengguna Instagram. Informasi-informasi tersebut biasanya meliputi usia, lokasi, hingga jenis kelamin.

Format Iklan yang Beragam

Instagram Ads menyediakan beberapa pilihan format iklan antara lain, format gambar, video, dan beberapa gambar dalam satu postingan. Di sinilah yang membuat fitur semakin menarik pengguna lain.

Tak hanya itu, kamu juga bisa memilih mengiklankan bisnis mu lewat postingan atau instastory. Menarik kan sobat Bizlab? Pengguna jadi lebih tertarik melihat produk atau memfollow akun Instagram bisnis mu.

Meningkatkan Brand Awareness

Keunggulan Instagram Ads untuk bisnis mu satu lagi adalah meningkatkan brand awareness. Tentu saja hal ini merupakan aspek paling penting untuk sebuah bisnis yang berkembang.

Brand awareness bertujuan untuk mendorong klien/konsumen loyal padamu dan tentu saja meningkatkan kepercayaannya. Melalui Instagram Ads, kamu bisa mengiklankan produk mu dengan visual yang menarik dan sebaik mungkin.

Itulah beberapa keunggulan Instagram Ads yang patut diperhatikan khususnya bagi kamu yang memiliki bisnis. Agar lebih mahir memasarkan produk mu lewat marketing menggunakan Instagram Ads, adakalanya kamu belajar dan memahami terlebih dulu mengenai konsep dan berbagai informasi mengenai Instagram Ads salah satunya dengan belajar melalui Webinar Belajar Instagram Marketing & Ads di Bizlab berikut ini.

Ingin Belajar Desain Ilustrator? Kenali 4 Software Ilustrator Berikut Ini

software ilustrator

Ilustrator saat ini menjadi sebuah skill yang saat ini banyak dibutuhkan. Profesi illustrator semakin banyak dibutuhkan berbagai perusahaan di banyak bidang mulai dari media, literatur, hingga periklanan.

Kamu yang memang sudah memiliki bakat menggambar atau senang sekali dengan bidang ini, sudah pasti akan mulai banyak mempelajari berbagai hal mengenai illustrator terlebih lagi saat ini illustrator juga menjadi profesi yang memiliki peluang besar.

Nah sebagai langkah awal mu untuk mengembangkan skill tersebut, berikut ini beberapa software illustrator yang bisa kamu gunakan untuk belajar.

Adobe Ilustrator

Software satu ini memang sudah tak asing lagi digunakan para illustrator membuat karyanya. Software ini berfungsi untuk mendesain grafis yang berhubungan dengan ilustrasi vektor. Sebenarnya, adobe illustrator bukan merupakan software yang baru dalam dunia desain.

CorelDraw

Software satu ini memang cukup populer di kalangan seorang desain grafis maupun illustrator. Beberapa tools dalam CorelDraw sangat mendukung untuk mengerjakan ilustrasi dalam bentuk vektor yang lebih profesional. Karena navigasi CorelDraw tidak semudah dengan software lainnya kamu akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk menguasainya.

Krita

Krita juga menjadi salah satu software yang juga banyak dikenal para illustrator. Krita berfungsi untuk membuat sketsa, lukisan digital, atau ilustrasi. Tampilan Krita sedikit mirip dengan Adobe Photoshop CC. Di Krita kamu juga bisa membuat berbagai ilustrasi vektor seperti pada Adobe Ilustrator maupun CorelDraw.

Procreate

Khusus pengguna iPad nih, karena Procreate adalah software yang hanya bisa dibeli di sini. Fungsi Procreate kurang lebih hampir sama layaknya software-software illustrator lain. Berguna untuk menggambar berbagai ilustrasi yang mana dibekali dengan 130 jenis brush. Wah keren ya sobat Bizlab.

Nah itulah beberapa software illustrator yang dapat sobat Bizlab gunakan untuk belajar dan mengembangkan skill kalian. Selain belajar otodidak, jika memungkinkan lebih baik kamu mengambil berbagai kursus atau kelas khusus illustrator untuk menambah ilmu mu. Salah satu kelas-kelas terbaik belajar illustrator adalah di Bizlab dengan berbagai mentor dan senior yang profesional di bidangnya.

Daftar Kelas Bayar Pakai ShopeePay Dapat Cashback 30%.

Promo Cashback 30% Menggunakan ShopeePay

Sudah goyang hape sampai pegel tapi koin Shopee yang dikumpulin masih segitu-gitu terus? Jangan pusing, daftar kelas Bizlab pakai ShopeePay aja! Ada cashback 30% (maksimal 5.000 Koin Shopee/Transaksi) untuk Sobat Bizlab yang mendaftar seluruh kelas Bizlab. Promo cashback ini tidak ada syarat lainnya.

So, tunggu apalagi! Pilih jadwal di sini dan selesaikan pendaftaran menggunakan ShopeePay dan raih cashbacknya! Ingat, promo ini berakhir tanggal 31 Januari 2021. Jadi, jangan sampai ketinggalan.

Daftar Kelas Hemat 50% Hanya Dengan GoPay

Promo Balapan Ngejar Cashback Hingga 50% Menggunakan GoPay

Dapatkan cashback hingga 50% (maksimal 25.000) untuk seluruh kelas Bizlab di pukul 10:00 – 23:59 WIB dengan minimal pembelian 149.000. Untuk Sobat Bizlab yang baru pertama kali menggunakan GoPay juga berkesempatan untuk mendapat cashback tambahan sebesar 10.000 rupiah.

So, tunggu apalagi! Pilih jadwal di sini dan selesaikan pendaftaran menggunakan GoPay untuk raih cashbacknya! Promo berakhir tanggal 31 Januari 2021.

Ternyata Gak Sama, Inidia 4 Perbedaan Ilustrator dan Desain Grafis yang Patut Kamu Ketahui

ilustrator desain grafis

Mendengar kata illustrator dan desain grafis apa yang terbayang di benakmu? Yash! sebagian besar menganggap kedua profesi ini adalah bidang yang bergelut dengan berbagai kegiatan seni, gambar, dan berbagai desain apapun kan.

Betul banget sobat Bizlab, sebagian orang pasti akan menjelaskan kedua bidang ini kurang lebih seperti pengertian tersebut. Walaupun sama-sama menghasilkan output sama yaitu berupa visual, tapi nyatanya kedua bidang ini berbeda lo.

Oh ya?

Yap bener banget, illustrator dan desain grafis memiliki beberapa perbedaan dalam ranah jobdesk yang berbeda. Sebelum masuk ke sana, ada baiknya kita mengerti pengertiannya terlebih dahulu.

Dikutip dari Career Explorer, Ilustrator adalah seniman yang membuat gambar dua dimensi untuk kebutuhan berbagai perusahaan dan industri. Seperti industri fashion, buku, majalah, medis, situs web, maupun periklanan.

Sedangkan desain grafis merupakan bentuk seni lukis untuk mengatur atau menciptakan elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, di atas suatu media. 

Lantas apa saja perbedaan dari kedua bidang ini?

Tanggung Jawab

Dari segi tanggung jawabnya, kedua bidang ini cukup perbeda. Ilustrator bertanggung jawab membuat sebuah karya visual berupa ilustrasi dan memiliki cerita, ilustrasi juga biasanya lebih menekankan pada unsur seni dan estetik.

Sedangkan desain grafis bertanggung jawab membuat desain visual yang bertujuan untuk menyampaikan promosi, pesan, atau menjual sebuah produk.

Perbedaan Hasil Karya

Walaupun sama-sama menghasilkan karya visual yang menarik tapi kedua bidang ini menghasilkan sebuah karya yang berbeda. Ilustrator biasanya digunakan dalam majalah, buku, komik dan lainnya sedangkan desain grafis biasanya berupa desain logo, website, media sosial, hingga flyer.

Perangkat Kerja

Ilustrator biasanya lebih fokus utama pada perangkat digital Adobe Ilustrator untuk menciptakan vector atau ilustrasi yang indah. Tapi tak jarang illustrator juga menggunakan Adobe Photoshop untuk menambahkan beberapa efek gambar tertentu. Sedangkan desain grafis cenderung lebih banyak menggunakan perangkat yang lebih banyak. Desain grafis dapat menggunakan Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, maupun Adobe InDesign.

Tempat Kerja

Bahkan perbedaan dapat juga dilihat dari tempat kerja kedua bidang ini. Seorang illustrator biasanya tidak melulu berada di kantor tapi terkadang berada di studio seni untuk membuat karyanya. Sedangkan desain grafis, umumnya bekerja di kantor maupun freelance.

Untuk kamu yang mulai tertarik pada bidang ini atau bahkan ingin mengembangkan lebih lanjut skill illustrator atau desain grafis mu, kamu bisa bergabung di beberapa kelas-kelas desain di Bizlab berikut ini agar semakin mengasah skill desain mu. Selamat belajar ya!

Berminat Jadi Social Media Specialist? Berikut 5 Tugas yang Harus Kamu Ketahui

social media specialist

Hai sobat Bizlab, Sudah tahukah kamu apa itu social media specialist? Profesi satu ini semakin banyak dibutuhkan lo di berbagai bidang perusahaan. Ada yang mengatakan bahwa social media specialist bisa juga dikatakan sebagai admin sosial media suatu perusahaan atau organisasi.

Tapi sebenarnya tak sesederhana itu lo gais, seorang social media specialist memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab yang cukup banyak. Sebelum mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, yuk cari tahu dulu pengertian sebenarnya.

Apa itu social media specialist?

Social media specialist merupakan posisi yang memiliki peran untuk fokus menciptakan konten digital yang kreatif dan menarik untuk platform media sosial perusahaan tertentu. Tujuan social media specialist adalah meningkatkan brand awareness untuk memperkuat marketing dan penjualan sebuah perusahaan.

Lantas bagaimana tugas dan tanggung jawabnya?

Mengembangkan Content Plan dalam Media Sosial

Seorang social media specialist dituntut untuk kreatif dan penuh inovasi, ini karena tugas utamanya adalah membuat dan mengembangkan konten pada media sosial perusahaan tersebut. Selain mengembangkan juga membuat konten secara konsisten agar media sosial perusahaan atau organisasi tersebut tetap aktif dan termaintance.

Berkomunikasi dengan Para Followers Media Sosial

Inidia tugas social media specialist yang seringkali kita panggil “mimin/admin” tugas mereka salah satunya adalah aktif berkomunikasi dengan para followers media sosial perusahaan atau organisasi. Hal tersebut juga menjadi aspek penting agar menjalin hubungan yang baik dengan para pengikut media sosial tersebut.

Menggunakan Tools Analitik

Social media specialist harus mampu menggunakan beberapa tools berikut ini untuk menganalisa konten maupun lain sebagainya. Tools berikut yang biasa dipakai seperti Google Analytics, Hootsuite Pro, dan Facebook Insights.

Update dalam Perkembangan Media Sosial

Namanya juga social media specialist, profesi ini sudah pasti dituntut untuk mengerti dan paham mengenai perkembangan trend media sosial. Ia juga harus peka terhadap tren saat ini khususnya dalam pengembangan konten perusahaan.

Mengelola Post Media Sosial

Selain mengatur dan mengembangkan konten, social media specialist juga harus mampu mengelola postingan konten di beberapa media sosial perusahaan seperti mengetahui jam posting paling tepat, membuat caption yang menarik, dan mampu mengoperasikan beberapa fitur media sosial.

Itulah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang social media specialist yang paling utama. Tak hanya beberapa hal tersebut, tugas lainnya juga diharuskan untuk membuat laporan perkembangan media sosial setiap brand atau perusahaan.

Nah sobat Bizlab? Tertarik untuk menekuni profesi ini? agar kamu semakin kreatif dan mampu menciptakan berbagai konten menarik kamu bisa belajar di salah satu kelas Content Creator Class bersama Yasmin Zata Ligouw di sini.

4 Alasan Pentingnya Facebook Ads Untuk Bisnis

facebook ads

Hai sobat Bizlab, apakah kamu salah satu yang memiliki usaha atau online shop mu sendiri? Jika iya sudah pasti promosi merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah penjualan produk mu.

Kamu akan membangun usaha mu sebaik mungkin mulai dari memaksimalkan media sosial sebagai media promosi dan penjualan. Nah, sebagai pemilik usaha, tentu saja kamu sudah tak asing lagi dengan layanan promosi di media sosial seperti Instagram, facebook, tik tok, dan lain sebagainya.

Salah satunya yang paling banyak digunakan para wirausaha untuk memasarkan dan promosi penjualannya adalah dengan menggunakan layanan iklan di facebook yang biasa kita kenal dengan facebook ads.

Facebook ads adalah digital marketing yang disediakan facebook untuk mengiklankan bisnis kita. Nah mengapa para wirusaha penting sekali harus gunakan facebook iklan untuk kelangsungan bisnisnya? Ini karena banyak sekali manfaat dari facebook ads agar penjualan mu semakin laris manis.

Yuk simak alasan pentingnya wirausaha gunakan media promosi dari facebook ini untuk bisnis.

Memiliki Target Promosi yang Tepat

Jika kamu menggunakan iklan facebook sebagai pemasaran produk mu, produk yang kamu promosikan akan terarah dengan target promosi yang tepat. Ini mengapa facebook iklan sangat penting digunakan untuk kamu para wirausaha agar produk mu dikenal banyak orang dengan target yang sesuai harapan mu. Facebook ads dapat mengatur target konsumen mu mulai dari jenis kelamin, umur, sampai wilayah promosi.

Penjualan yang Melimpah

Siapa yang gak mau kebanjiran orderan? Nah salah satu cara agar penjualanmu jadi fantastis adalah menggunakan facebook iklan sebagai media promosi yang dapat dijangkau secara luas dan menyeluruh sehingga produk mu dikenal banyak khalayak.

Brand mu Dapat Dikenal Banyak Orang

Saat menggunakan facebook ads, iklan mu akan tampil beberapa kali di beranda target yang kamu tuju sehingga memungkinkan para pengguna facebook untuk mengklik halaman facebook penjualan mu, maka dari itu brand yang kamu tampilkan juga harus baik dan menarik agar konsumen juga tertarik mengklik halaman penjualan mu.

Budget Promosi Dapat Disesuaikan

Sebagai wirausaha kamu juga diharuskan memperhatikan budget pengeluaran segala biaya pengeluaran dalam mengembangkan penjualan salah satunya budget promosi yang harus kamu anggarkan. Nah di facebook ads kamu dapat menganggarkan promosi sesuai budget dan lebih meminimalisir budget promosi produk mu.

Nah untuk kamu para wirausaha muda tentu saja facebook ads merupakan komponen paling penting kamu gunakan sebagai media promosi yang efektif untuk brand mu. Agar kamu lebih paham dalam menggunakannya kamu bisa belajar di kelas Bizlab satu ini di kelas Belajar Facebook Ads Mulai Dari Nol Oleh Frastika Geovani.

Berkeinginan Jadi Data Analyst? Berikut 5 Skill yang yang Wajib Kamu Kuasai

data analyst

Sobat Bizlab, seiring perkembangan jaman dan teknologi tentu saja mendorong bermunculnya banyak profesi atau keahlian yang semakin banyak dibutuhkan. Salah satunya adalah data analyst.

Apa itu data analyst?

Data analyst merupakan profesi yang berhubungan dengan segala jenis data yang mana bertanggung jawab untuk menerjemahkan data tersebut untuk dapat diolah dan dijadikan laporan yang bertujuan untuk membantu proses manajemen dan pengolahan data perusahaan.

Sebagian besar tugas seorang data analyst adalah menganalisis berbagai macam data yang sudah disaring sedemikian rupa untuk diolah kembali sebagai keputusan bisnis sebuah perusahaan.

Profesi ini tentu saja cukup banyak dibutuhkan banyak perusahaan. Gaji yang ditawarkan menjadi seorang data analyst pun tak tanggung-tanggung yaitu mulai dari 4 juta hingga 18 juta.

Untuk kamu yang berkeinginan atau bercita-cita sebagai data analyst tentu saja harus memiliki skill yang relevan dengan profesi tersebut.

Lantas apa saja skill yang wajib dikuasai oleh seorang data analyst? Yuk simak ulasan berikut ini ya  sobat Bizlab.

Berikut 5 Skill yang Wajib Dikuasai oleh Data Analyst

Menganalisis Data

Tugas data analyst sudah pasti berhubungan dengan menganalisis dan mengelola data. Kemampuan satu ini tentu saja harus kamu kuasai karena nantinya tugas data analyst adalah mengelola, mengatur, dan menganalis data.

Salah satu contohnya adalah data warehousing yaitu proses pembuatan sistem penyimpanan virtual bagi perusahaan. Sehingga data yang sudah tersimpan dapat dikelola, dianalisis maupun diatur.

Statistik dan Matematika

Seorang data analyst juga diwajibkan menguasai dan mengerti mengenai statistik dan matematika. Ini karena pekerjaan ini sangat membutuhkan kemampuan ini khususnya statistik yang dapat membantu dan memahami data dalam jumlah besar.

Tak jarang, para data analyst biasanya merupakan lulusan dari jurusan statistik atau matematika.

SQL

Apa itu SQL? SQL atau Structured Query Language merupakan alat spreadsheet atau computing tool yang dapat menangani data-data yang jauh lebih besar dan cepat dibanding spreadsheet pada umumnya. Para data analyst wajib banget menguasai kemampuan satu ini.

Bahasa Pemograman

Profesi ini harus menguasai beberapa bahasa pemograman seperti R atau Phyton yang berfungsi untuk menganalisis kumpulan big data. Bahasa pemograman juga berfungsi untuk mempermudah seorang data analyst untuk mengelola data-data.

Spreadsheets

Jika kamu sudah menguasai SQL tentu saja seharusnya dapat dengan mudah mempergunakan spreadsheets sebagai tempat laporan pengelolaan data. Istilahnya, spreadsheets adalah versi tradisionalnya.

Nah sobat Bizlab, kini kamu sudah mengetahui beberapa skill yang wajib dikuasai seorang data analyst. Agar lebih memahami dan menguasai perihal data analyst, kamu juga dapat belajar dan mengikuti kelas-kelas online atau webinar mengenai data analyst seperti salah satu kelas paling populer di Bizlab satu ini yaitu Belajar Data Analytics dengan Tableau.

Apa Itu Pengertian dan Perbedaan UX dan UI Designer?

perbedaan ui dan ux

UI dan UX designer saat ini banyak sekali dibutuhkan banyak perusahaan. Banyak pula khursus-khursus keahlian ini di berbagai platform. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan UX dan UI designer?

Apakah keduanya bekerja dalam bidang yang sama? Atau kedua bidang tersebut berbeda? Untuk mengetahuinya lebih lanjut berikut ini penjelasan keduanya

Apa itu UX dan UI?

UX atau User Experience adalah proses desain produk lewat pendekatan pengguna. Melalui proses ini, kamu bisa menciptakan produk sesuai dengan pengalaman pengguna. UX designer membantu para pengguna mudah dalam menggunakan produk sesuai kebutuhan dan keinginan.

Komponen UX meliputi fitur-fitur yang disediakan produk seperti struktur desain, navigasi penggunaan produk, aspek interaksi pengguna.

Sedangkan UI atau User Interface merupakan sebuah tampilan visual desain sebuah sistem. Fungsi tampilan tersebut adalah memungkinkan pengguna terhubung dengan suatu produk. Selain itu, UI juga berfungsi untuk memperindah tampilan dan kepuasan pengguna.

Sekilas memang terdengar serupa, tapi sebenarnya kedua bidang ini jelas memiliki perbedaan. Agar kamu lebih mengerti dan paham UI dan UX berikut ini beberapa perbedaannya.

Perbedaan dalam Proses Desain

Dalam proses desain keduanya memiliki kesamaan yaitu sama-sama memerlukan riset tapi memiliki perbedaan dalam risetnya. UX berdasarkan riset pengguna sehingga menghasilkan produk yang disukai sesuai dibutuhkan pengguna. Sedangkann UI designer melakukan riset desain yang menarik sesuai konsep yang tentu saja harus merancang model mockup terlebih dahulu.

Fokus Tujuan UI dan UX Berbeda

Dari segi tujuannya UX dan UI jelas berbeda. UX (User Experience) dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan pada saat menggunakan produk. Sedangkan pada UI (User Interface) bertujuan untuk mempercantik tampilan sebuah produk. Gampangnya, UI fokus pada tampilan produk dan UX kepuasaan dalam menggunakan produk.

Dari Segi Komponen Desain

Dari segi komponen desain UI dan UX sangat berbeda. Dalam komponen UX meliputi fitur-fitur, navigasi, dan struktur desain. Termasuk juga copywriting, tampilan interface, sampai branding. Maka tak jarang mereka selalu membutuhkan kolaborasi tim. Sedangkan UI berfokus pada meliputi warna, typography, buttons, dan berbagai visual lainnya.

Tools yang Digunakan Berbeda

Pada UI tools-tools yang digunakan seperti Flinto, Frames X, Adobe Ilustrator, dll. Sedangkan pada UX lebih membutuhkan apliaksi prototyping seperti Sketch, Invision, Figma, Adobe, Axure, dan lain sebagainya.

Keahlian

Seorang UI dan UX designer juga memiliki keahlian yang berbeda. UI lebih terarah pada keahlian seperti desain grafis, desain branding, dan creative thinking. Untuk UX harus memiliki skill seperti problem solving, analytical thinking, creative thinking, dan critical thinking.

Itulah sekilas mengenai penjelasan dan perbedaan UI dan UX designer. Nah sobat Bizlab, sekarang kamu mengerti kan perbedaannya dan bagaimana ranah pekerjaannya. Untuk kamu yang sudah mulai tertartik pada bidang UI, kamu bisa mengasah kembali skill desain grafis mu di kelas-kelas online di Bizlab. Selamat belajar!

Apa itu UX dan UI?

UX atau User Experience adalah proses desain produk lewat pendekatan pengguna. Melalui proses ini, kamu bisa menciptakan produk sesuai dengan pengalaman pengguna. UX designer membantu para pengguna mudah dalam menggunakan produk sesuai kebutuhan dan keinginan.

Komponen UX meliputi fitur-fitur yang disediakan produk seperti struktur desain, navigasi penggunaan produk, aspek interaksi pengguna.

Sedangkan UI atau User Interface merupakan sebuah tampilan visual desain sebuah sistem. Fungsi tampilan tersebut adalah memungkinkan pengguna terhubung dengan suatu produk. Selain itu, UI juga berfungsi untuk memperindah tampilan dan kepuasan pengguna.

Sekilas memang terdengar serupa, tapi sebenarnya kedua bidang ini jelas memiliki perbedaan. Agar kamu lebih mengerti dan paham UI dan UX berikut ini beberapa perbedaannya.

Perbedaan dalam Proses Desain

Dalam proses desain keduanya memiliki kesamaan yaitu sama-sama memerlukan riset tapi memiliki perbedaan dalam risetnya. UX berdasarkan riset pengguna sehingga menghasilkan produk yang disukai sesuai dibutuhkan pengguna. Sedangkann UI designer melakukan riset desain yang menarik sesuai konsep yang tentu saja harus merancang model mockup terlebih dahulu.

Fokus Tujuan UI dan UX Berbeda

Dari segi tujuannya UX dan UI jelas berbeda. UX (User Experience) dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan pada saat menggunakan produk. Sedangkan pada UI (User Interface) bertujuan untuk mempercantik tampilan sebuah produk. Gampangnya, UI fokus pada tampilan produk dan UX kepuasaan dalam menggunakan produk.

Dari Segi Komponen Desain

Dari segi komponen desain UI dan UX sangat berbeda. Dalam komponen UX meliputi fitur-fitur, navigasi, dan struktur desain. Termasuk juga copywriting, tampilan interface, sampai branding. Maka tak jarang mereka selalu membutuhkan kolaborasi tim. Sedangkan UI berfokus pada meliputi warna, typography, buttons, dan berbagai visual lainnya.

Tools yang Digunakan Berbeda

Pada UI tools-tools yang digunakan seperti Flinto, Frames X, Adobe Ilustrator, dll. Sedangkan pada UX lebih membutuhkan apliaksi prototyping seperti Sketch, Invision, Figma, Adobe, Axure, dan lain sebagainya.

Keahlian

Seorang UI dan UX designer juga memiliki keahlian yang berbeda. UI lebih terarah pada keahlian seperti desain grafis, desain branding, dan creative thinking. Untuk UX harus memiliki skill seperti problem solving, analytical thinking, creative thinking, dan critical thinking.

Itulah sekilas mengenai penjelasan dan perbedaan UI dan UX designer. Nah sobat Bizlab, sekarang kamu mengerti kan perbedaannya dan bagaimana ranah pekerjaannya. Untuk kamu yang sudah mulai tertartik pada bidang UI, kamu bisa mengasah kembali skill desain grafis mu di kelas-kelas online di Bizlab. Selamat belajar!