Bedah Rahasia menjadi HR Profesional

HR (Human Resources) adalah bagian terpenting dalam perusahaan, bahkan bisa dianggap menjadi penentu kelangsungan hidup suatu perusahaan. HR bertugas dalam proses perekrutan karyawan, pengelolaan dan pengembangan kemampuan karyawan, serta penilai atau pengevaluasi kinerja karyawan selama bekerja dalam perusahaan tersebut.

Apabila seseorang HR gagal menjalankan tugasnya dengan baik, maka sumber daya manusia atau karyawan yang dihasilkan pun buruk. Hal ini tentu saja dapat menurunkan performa perusahaan dan bahkan dapat mempertaruhkan nama perusahaan. Dengan tugasnya yang rumit, tentu HR sering mendapat berbagai tantangan, bahkan tidak sedikit HR yang malah menjadi musuh bagi karyawan.

Maka itu, untuk menjadi seorang HR Professional, kamu membutuhkan trik dan strategi khusus, agar dapat menghasilkan karyawan berkualitas baik dan tetap menjadi sosok penting bagi setiap karyawan maupun perusahaan.

Berbagai strategi tersebut bisa kamu dapatkan dalam kelas webinar ini secara langsung dan intens dari seorang HR Professional. Materi yang akan dipelajari adalah:

  • Pemahaman umum ke HR an
    a) Apa itu HR
    b) Fungsi HR
  • Best Practices HR secara umum
    a) Menyusun organisasi
    b) Menyusun perencanaan manpower
    c) Menyusun Jobdesc
    d) Skala upah
    e) KPI Individu
    f) Rekrutmen karyawan
    g) Training
  • Tantangan dalam dunia HR
    a) Kepatuhan terhadap regulasi kekaryawanan
    b) Demotivasi & Kinerja karyawan
    c) Gaji yang optimal

Yuk catat tanggal untuk kamu ikuti kelasnya ya!

Hari         : Kamis, 18 Maret 2021
Waktu     : 18.30 WIB
Platform :  Zoom
Biaya       : GRATIS

Note: Peserta akan diinvite terlebih dahulu ke Group WhatsApp setelah lakukan pendaftaran di form di bawah ini.

Setelah mengisi form di atas, jangan lupa klik +Google Calendar di bawah agar mendapatkan reminder Webinar ini!

10 Hal yang Harus Diperhatikan Calon Pebisnis Kuliner

bisnis kuliner

Bisnis kuliner menjadi bisnis primadona bagi masyarakat Indonesia hingga mancanegara. Pemikiran “semua orang butuh makan” membuat masyarakat berlomba-lomba membuka bisnis ini. Bisnis ini prospektif dijalankan apabila sobat Bizlab memiliki ide yang cemerlang, kemauan yang kuat, serta keseriusan menjalaninya. Banyak pengusaha kuliner yang gulung tikar karena tidak memiliki rancangan strategi dalam bisnisnya.

Para wirausaha kuliner tidak hanya berbicara tentang menu, koki yang handal dan juga konsep restoran. Banyak juga yang perlu diperhatikan selain hal-hal di atas. Sobat Bizlab, untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal penting tersebut, maka kamu perlu memperhatikan sepuluh hal dalam berbisnis kuliner.

Modal Usaha

Hal pertama yang perlu diperhatikan untuk memulai bisnis kuliner ialah adanya modal usaha. Jika sobat Bizlab belum memiliki modal yang cukup, ada cara lain lho. Sobat Bizlab bisa mencari partner yang mau diajak kerja sama untuk memulai bisnis barengan, atau bisa juga dengan cara meminjam uang ke bank maupun ke koperasi.

Pilih Lokasi yang Strategis

Sobat, pastikan lokasi yang kamu pilih adalah tempat yang strategis. Pemilihan lokasi yang tepat dapat memudahkan bisnis kamu cepat berkembang karena mudah dijangkau oleh calon pembeli. Lakukan analisis target geografis dan daya belinya ya, sob!

Perhatikan Menu dan Harga  

Sobat Bizlab yang mau memulai bisnis kuliner perlu memperhatikan menu andalan dan juga harganya lho. Kualitas rasa yang dihasilkan akan membuat pengunjung teringat cita rasa yang khas yang dimiliki restoran. Pengunjung tentunya akan menyukai menu makanan yang ada di resto tersebut dan bisa saja suatu saat nanti berkunjung kembali.

Bahkan, pengunjung juga bisa mereferensikan ke teman atau saudara untuk berkunjung ke resto tersebut. Oya, jangan lupa sesuaikan harga yang pantas sesuai dengan target pasar. Harga yang terlalu mahal bisa membuat bisnis kuliner kamu buruk di mata konsumen.

Pemasok Bahan Baku

Pastikan kamu sudah berlangganan dengan pemasok bahan baku untuk produksi makanan ya! Selain bisa mendapat harga yang relatif murah, kamu juga bisa bisa bekerja sama dengan si pemasok sehingga bisa diprioritaskan jika bahan baku langka di pasaran. Hal itu demi kelancaran proses produksi.

Lakukan Promosi

Melakukan promosi untuk usaha kuliner bisa meningkatkan penjualan, sob. Promosi yang paling kekinian ialah menggunakan media sosial. Buatlah akun media sosial seperti instagram, facebook, twitter, dan yang lain untuk mempromosikan kuliner kamu. Dengan media sosial, kamu bisa menghemat biaya promosi lho, karena tidak perlu mencetak brosur untuk dibagikan. Pastikan selalu update mengenai kuliner kamu di media sosial supaya makin terkenal dan laris.

Berikan Service Excellent

Memberikan pelayanan yang optimal juga harus diperhatikan ketika kamu memiliki usaha kuliner. Service yang baik seperti salam, senyum, sapa juga akan memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Usahakan tidak ada kesalahan dalam penulisan menu, pembuatan masakan yang tidak lamban, stok yang terkontrol membuat konsumen semakin senang berkunjung ke resto kamu, sob. Jika perlu, lakukan training kepada karyawan agar memiliki mental dan sikap yang baik dalam melayani konsumen. Tambahkan kotak kritik dan saran untuk evaluasi usaha kuliner kamu juga bisa lho.

Penyajian yang Menarik

Selain menu makanan andalan yang disediakan, penyajian yang menarik juga tidak kalah penting. Penyajian yang menarik dapat memberi kesan pada konsumen agar bisa menikmati makanan dengan hati yang bahagia dan puas.

Jaga Kualitas Makanan

Kualitas makanan atau minuman yang kamu sediakan di resto juga perlu diperhatikan lho. Jika kualitas makanan buruk, kurang bersih, apalagi harganya mahal, bisa jadi pelanggan akan kapok untuk datang kembali ke resto kamu, sob. Oleh sebab itu, kualitas rasa dan kebersihan makanan harus dijaga dan harus memenuhi standar yang baik dan layak.

Pilihlah Peralatan yang Mendukung Usaha Kuliner

Sobat Bizlab, kamu perlu memperhatikan peralatan yang digunakan lho. Mulai dari kursi, meja, piring, sendok, gelas dan peralatan dapur yang lain juga harus dijaga kebersihannya. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, pelanggan pasti akan nyaman berlama-lama di tempat kamu.

Oh iya sob, jangan lupa persiapkan genset jika tiba-tiba listrik mati, hal itu menghindari pelanggan agar tidak meninggalkan tempat kamu.

Jaga Hubungan Baik dengan Rekan Bisnis

Sobat Bizlab, pilihlah rekan bisnis yang suportif supaya bisnis kamu dapat berjalan dengan maksimal. Salah memilih rekan bisnis bisa membuat usaha kamu berjalan tidak lancar.  Dengan berhubungan baik dengan rekan bisnis maka kamu bisa bersama-sama membangun bisnis kuliner yang baik. Jika hubungan terjalin dengan baik maka besar kemungkinan relasi bisnis kamu akan bertambah serta peluang bisnis baru akan bermunculan.

Sobat Bizlab, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berwirausaha kuliner. Tentu kamu bisa menyesuaikan hal-hal tersebut sesuai kebutuhan usaha kuliner kamu. Agar lebih mengerti bagaimana cara membuka bisnis kuliner, kamu bisa belajar bagaimana cara membuka bisnis kuliner di kelas Bizlab satu ini. Semoga bermanfaat ya dan selamat berbisnis kuliner.

Pelajari 7 Tips Interview Kerja Menggunakan Bahasa Inggris

interview kerja

Mendapat kesempatan wawancara pekerjaan merupakan hal yang dinanti-nantikan para pencari kerja (job seekers).  Kesempatan itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Namun, apa jadinya jika wawancara (interview) ini menggunakan bahasa Inggris. Wawancara dengan menggunakan bahasa Indonesia saja sudah bikin deg-degan. Saat ini banyak perusahaan yang melakukan proses interview menggunakan bahasa Inggris.

Maka dari itu, penting sekali untuk job seekers mempersiapkan wawancara kerja ini dengan sebaik mungkin. Untuk mengatasi masalah tersebut, Bizlab akan memberikan tips interview kerja menggunakan Bahasa Inggris, sob.

Yuk, disimak sob !

Riset Perusahaan

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah riset perusahaan yang mengundang kamu untuk wawancara, sob. Pelajari sebanyak mungkin hal tentang perusahaan dari situs resmi atau akun media sosial perusahaan. Ketahui seluk beluk bidang yang kamu lamar, di divisi apa nantinya akan bekerja, hingga ruang lingkup dan deskripsi pekerjaan kamu.

Jika perlu, kamu bisa mencatat poin-poin penting mengenai perusahaan. Semua itu berguna agar kamu bisa mengumpulkan kosa kata dalam bahasa Inggris, merancang pertanyaan dengan bahasa Inggris mengenai pekerjaan yang kamu lamar sebelumnya. Hal ini juga akan memberikan kesan ke reqruiter bahwa kamu sosok yang siap menghadapi tugas apapun yang nantinya akan diberikan ketika sudah diterima kerja.

Berpakaian Rapi

Kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda, membuat proses reqruitment di beberapa perusahaan dilakukan secara online. Meskipun dilakukan secara online, job seekers tetap perlu memperhatikan pakaian yang digunakan ketika wawancara. Ini juga berlaku ketika kamu melakukan wawancara secara offline. Kesan pertama merupakan hal yang penting. Jangan gunakan kaos yang sudah lusuh, hal itu bisa dinilai buruk oleh reqruiter dan job seekers terkesan tidak professional.

Belajar Pengucapan dan Aksen Bahasa Inggris

Sobat Bizlab, tidak hanya penguasaan materi, kamu juga harus pintar dan menguasai secara lisan bahasa Inggris. Perhatikan kosakata yang sulit diucapkan, lalu berlatihlah mengucapkannya. Hindari istilah-istilah slang atau tidak baku di hadapan reqruiter. Berlatihlah sesering mungkin agar ketika wawancara nanti berjalan lancar dan tidak terbata-bata.

Gunakan Kalimat yang Efektif

Jika kamu belum mahir dalam bahasa Inggris, tidak ada salahnya kamu mencatat poin-poin penting yang perlu dipersiapkan sebelum memulai wawancara. Jangan gunakan kalimat yang bertele-tele ya, sob. Kalimat yang bertele-tele, akan menyulitkan reqruiter dalam menangkap pembicaraan yang kamu sampaikan. Cukup gunakan kalimat yang singkat dan jelas sehingga kemungkinan lolos ke tahap selanjutnya lebih besar.

Bertanya

Sobat, kamu perlu bertanya kepada recruiter jika ada sesuatu yang tidak kamu pahami selama proses wawancara. Tidak ada salahnya kamu meminta recruiter untuk mengulangi pertanyaannya. Terkadang di akhir proses wawancara, recruiter akan menanyakan kepada kamu “Ada pertanyaan?”, nah, manfaatkan sesi ini untuk kamu menggali lebih dalam tentang perusahaan atau mengenai job description kamu, sob. Ini akan menambah penilaian kamu karena kamu termasuk orang sungguh-sungguh dan penuh persiapan.

Perhatikan Gestur

Gestur yang kamu lakukan di depan  reqruiter menyampaikan banyak. Jadi, jangan sampai mengabaikan hal penting satu ini. Apabila kamu tidak begitu pandai berbahasa Inggris, memanfaatkan gestur dapat menunjang proses wawancara. Gestur juga bisa menyampaikan pesan keramahan kamu ke reqruiter. Gestur yang kamu tunjukkan juga bisa menutupi kesalahan-kesalahan kecil ketika wawancara sedang berlangsung.

Follow up Interview

Ketika interview sudah selesai, kamu bisa melakukan follow up kepada recruiter lho, sob.  Setelah menunggu waktu tujuh hingga empat belas hari setelah wawancara, kamu bisa mengirimkan email dengan menggunakan bahasa Inggris kepada recruiter. Pastikan juga kamu mengirim email tersebut pada jam kerja, ya.

Nah, itu tadi tips dari Bizlab buat kamu yang hendak mempersiapkan wawancara dalam bahasa Inggris. Agar semakin lancar dalam interview kerja menggunakan bahasa Inggris kamu bisa mengikuti kelas salah satu Bizlab satu ini lo sob. Semoga lancar, ya! Semoga sukses !

Milenial, Simak 5 Panduan Mengatur Keuangan dengan Baik dan Bijak

mengatur keuangan

Pandemi Covid-19 yang berdampak negatif secara global, membuat generasi milenial sadar akan pentingnya mengatur keuangan yang sehat. Generasi milenial lahir di zaman yang dimudahkan dengan kemajuan teknologi. Lalu, siapakah generasi milenial itu? Generasi milenial ialah generasi atau orang yang lahir pada tahun 1980-an dan 1990-an, Sob. Milenial yang akrab dengan teknologi dan internet ini, bisa berselancar mencari apapun dengan gadget mereka. Termasuk cara mengelola keuangannya. Milenial bisa mengevaluasi gaya hidup dan kebiasaan berbelanja yang tidak perlu.

Sobat Bizlab tidak perlu khawatir lagi sekarang. Bizlab telah menghimpun panduan mengatur keuangan ala milenial. Simak ya!

Evaluasi Anggaran

Sangat penting bagi milenial untuk mengevaluasi kembali anggaran dan memprioritaskan pengeluaran. Belanjalah apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Evaluasi anggaran ini bisa milenial kelola dengan aplikasi di internet yang memberi bantuan mengenai masalah finansial. Aplikasi yang dapat membantu milenial mengkategorikan kebiasaan belanja dan membantu mengelola pengeluaran.

Banyaknya kebutuhan dan keinginan yang muncul perlu disikapi dengan bijak dan keputusan yang matang dalam berbelanja, apalagi jika yang hendak dibeli itu barang mewah. Hal ini demi menajaga stabilitas keuangan di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Menabung dari Penghasilan

Buat Sobat Bizlab milenial yang habis terima gaji, sebaiknya langsung sisihkan 10-30 persen dari total penghasilan untuk ditabung. Bergegaslah menabung untuk jaga-jaga dana darurat jika saat kamu mengalami kendala darurat. Jika perlu, buatlah rekening khusus buat menampung tabungan ini sehingga tabungan kamu tidak terusik Sob. Ini juga salah satu cara agar tabungan kamu aman lho, supaya tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari.

Menyibukkan Diri

Menyibukkan diri bukan berarti sok sibuk ya Sob, ini artinya memiliki kegiatan produktif. Dengan kita berkegiatan produktif maka kita akan terhindar dari impulsive buying. Karena biasanya nih, para wanita setiap ada waktu longgar akan scroll website maupun e-commerce, pilih-pilih produk, masukkan keranjang, belanja deh. Nah, dengan menyibukkan diri dengan hal-hal yang produktif seperti usaha sampingan atau membaca buku-buku, akan menghindarkan kita dari belanja-belanja yang tidak perlu. Selain itu kita juga mendapatkan penghasilan tambahan yang kita bisa gunakan untuk menabung.

Investasi

Sobat Bizlab milenial, tidak ada salahnya jika kamu memulai berinvestasi dari sekarang. Kamu bisa memulai investasi di berbagai bidang seperti properti, emas, pertanian, maupun peternakan. Saat ini yang sedang digandrungi ialah investasi emas karena harganya yang dari waktu ke waktu cenderung naik dan risiko yang rendah. Berinvestasi menjadikan kamu kaya di usia muda juga loh Sob. Intinya, jangan biarkan uang tabungannya hanya diam di bank.

Ikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan

Mengelola keuangan terkadang masih dianggap remeh oleh sebagian milenial. Padahal, untuk mengelola keuangan ini diperlukan pengetahuan khusus agar kondisi keuangan kamu tetap stabil loh Sob. Saat ini banyak bermunculan lembaga-lembaga yang mengadakan manajemen finansial maupun kursus pengelolaan keuangan. Tips ini juga bisa dibilang investasi leher ke atas karena kamu investasi ilmu untuk masa depan. Jadi, jangan lupa sisihkan uangmu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, ya.

Demikian Sobat Bizlab, beberapa panduan mengelola keuangan untuk milenial. Manajemen keuangan ini berfungsi sebagai panduan untuk melangkah dan menyiapkan keuangan di masa mendatang. Dengan pengeloaan yang baik, maka kamu memiliki arah dalam mengatur keuangan.

Agar management keuanganmu semakin baik, kamu juga bisa mengikuti kelas di Bizlab satu ini lo sobat.

Sobat Bizlab tidak perlu khawatir lagi sekarang. Bizlab telah menghimpun panduan mengatur keuangan ala milenial. Simak ya!

Evaluasi Anggaran

Sangat penting bagi milenial untuk mengevaluasi kembali anggaran dan memprioritaskan pengeluaran. Belanjalah apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Evaluasi anggaran ini bisa milenial kelola dengan aplikasi di internet yang memberi bantuan mengenai masalah finansial. Aplikasi yang dapat membantu milenial mengkategorikan kebiasaan belanja dan membantu mengelola pengeluaran.

Banyaknya kebutuhan dan keinginan yang muncul perlu disikapi dengan bijak dan keputusan yang matang dalam berbelanja, apalagi jika yang hendak dibeli itu barang mewah. Hal ini demi menajaga stabilitas keuangan di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Menabung dari Penghasilan

Buat Sobat Bizlab milenial yang habis terima gaji, sebaiknya langsung sisihkan 10-30 persen dari total penghasilan untuk ditabung. Bergegaslah menabung untuk jaga-jaga dana darurat jika saat kamu mengalami kendala darurat. Jika perlu, buatlah rekening khusus buat menampung tabungan ini sehingga tabungan kamu tidak terusik Sob. Ini juga salah satu cara agar tabungan kamu aman lho, supaya tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari.

Menyibukkan Diri

Menyibukkan diri bukan berarti sok sibuk ya Sob, ini artinya memiliki kegiatan produktif. Dengan kita berkegiatan produktif maka kita akan terhindar dari impulsive buying. Karena biasanya nih, para wanita setiap ada waktu longgar akan scroll website maupun e-commerce, pilih-pilih produk, masukkan keranjang, belanja deh. Nah, dengan menyibukkan diri dengan hal-hal yang produktif seperti usaha sampingan atau membaca buku-buku, akan menghindarkan kita dari belanja-belanja yang tidak perlu. Selain itu kita juga mendapatkan penghasilan tambahan yang kita bisa gunakan untuk menabung.

Investasi

Sobat Bizlab milenial, tidak ada salahnya jika kamu memulai berinvestasi dari sekarang. Kamu bisa memulai investasi di berbagai bidang seperti properti, emas, pertanian, maupun peternakan. Saat ini yang sedang digandrungi ialah investasi emas karena harganya yang dari waktu ke waktu cenderung naik dan risiko yang rendah. Berinvestasi menjadikan kamu kaya di usia muda juga loh Sob. Intinya, jangan biarkan uang tabungannya hanya diam di bank.

Ikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan

Mengelola keuangan terkadang masih dianggap remeh oleh sebagian milenial. Padahal, untuk mengelola keuangan ini diperlukan pengetahuan khusus agar kondisi keuangan kamu tetap stabil loh Sob. Saat ini banyak bermunculan lembaga-lembaga yang mengadakan manajemen finansial maupun kursus pengelolaan keuangan. Tips ini juga bisa dibilang investasi leher ke atas karena kamu investasi ilmu untuk masa depan. Jadi, jangan lupa sisihkan uangmu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, ya.

Demikian Sobat Bizlab, beberapa panduan mengelola keuangan untuk milenial. Manajemen keuangan ini berfungsi sebagai panduan untuk melangkah dan menyiapkan keuangan di masa mendatang. Dengan pengeloaan yang baik, maka kamu memiliki arah dalam mengatur keuangan.

Agar management keuanganmu semakin baik, kamu juga bisa mengikuti kelas di Bizlab satu ini lo sobat.

5 Tips Untuk Para Content Creator Pemula

content creator

Sobat Bizlab, content creator saat ini mulai banyak diminati banyak orang. Mulai dari membuat konten berbasis video, audio, maupun visual. Semakin berkembangnya teknologi dan berbagai platform media membuat bermunculan para content creator dengan berbagai konten menarik dan bermanfaat.

Untuk kamu yang mulai berminat menjadi seorang content creator berikut ini Bizlab akan membagikan beberapa tips untuk content creator pemula.

Buat Konten Sesuai Apa yang Kamu Kuasai/Passion

Buatlah konten dengan topik sesuai apa yang kamu kuasai atau passionmu. Semisal, kamu seorang desain grafis atau video maker, buatlah konten-konten terkait topik tersebut.

Membuat konten sesuai passion maupun  sesuatu hal yang benar-benar kamu kuasai akan berdampak pada konten yang kamu bagikan lebih totalitas dan maksimal karena informasi yang kamu bagikan benar-benar dikuasai.

Peka Perkembangan Trend Terkini

Sebagai content creator, kamu tak hanya menguasai konten yang kamu kuasai tapi juga mengerti perkembangan trend konten yang sedang kamu buat. Hal ini bermanfaat agar kamu mengetahui topik-topik terkini sesuai yang dibutuhkan audience sehingga konten yang dibuat lebih spesifik dan optimal.

Konsisten

Menjadi seorang content creator tak hanya optimal dalam proses produksi ide konten-konten yang kamu buat tapi juga mampu memberikan kontribusi dalam pembuatan konten tersebut dengan terus memposting secara terjadwa;. Konsisten perihal yang cukup sulit, maka dari itu hal ini merupakan tantangan paling sulit bagi content creator.

Original

Membuat konten original merupakan paling penting. Banyak sekali content creator di berbagai platform media yang membagikan konten-konten menarik dan memiliki ciri khasnya tersendiri. Buatlah konten yang kamu kuasai dengan menampilkan ciri khasmu tersendiri agar audience juga mengenal hasil karyamu.

Kolaborasi

Sebagai content creator pemula, kamu bisa mengadakan kolaborasi dengan para content creator lainnya untuk memperluas audiencemu. Tentu saja dengan kolaborasi kamu juga bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman dengan para content creator lain.

Nah sobat Bizlab, itulah beberapa tips untuk kamu yang berniat untuk menjadi content creator. Agar lebih maksimal, kamu bisa bergabung dengan kelas content creator dari Bizlab satu ini yang akan membahas berbagai aspek mengenai content creator.

5 Tips Sukses Jadi Marketing Handal

tips sukses jadi marketing

Apakah kamu seorang yang berprofesi sebagai marketing? jika iya, tentu saja kamu memiliki berbagai teknik dalam memasarkan produk/jasa tersendiri untuk lebih menarik target konsumen yang kamu tuju.

Nah untuk kamu yang masih merasa kurang maksimal dalam memasarkan suatu produk, berikut ini bizlab akan memberikan beberapa tips sukses jadi marketing handal yang dapat kamu terapkan dan praktikkan ketika  berhadapan dengan konsumen.

Apa saja tipsnya?

Menguasai Product Knowledge

Sebagai seorang marketing, tentu saja menguasai segala pengetahuan produk yang kamu jual dan pasarkan merupakan aspek yang sangat penting. Hal ini bermanfaat agar kamu dapat menjelaskan secara detail mengenai segala informasi produk secara detail dan lengkap.

Tak hanya itu, kamu juga dapat menjelaskan kelebihan dan kekurangan produk yang kamu pasarkan sehingga konsumen akan lebih mengerti dan tidak ragu untuk membeli produkmu.

Pahami Perilaku Konsumen

Sebelum menawarkan produk atau jasa pada konsumen terlebih dahulu kamu menentukan target pasar yang akan dituju. Misalnya apakah fokus konsumen wanita, anak-anak, atau anak muda, dan apakah dari kalangan menengah ke bawah atau ke atas. Pastikan kamu memasarkan produk/jasa sesuai dengan target kensumen yang kamu tuju dan mengerti kebutuhan dan minat mereka.

Perhatikan Feedback Konsumen

Jangan lupa untuk menanyakan bagaimana feedback pada konsumen. Setiap pelanggan memiliki kepuasan pada produk sendiri-sendiri sehingga kamu wajib memperhatikan kritik dan saran yang disampaikan oleh konsumen yang bermanfaat untuk membangun produkmu agar lebih baik kembali.

Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

Sebagai seorang marketing tentu saja kamu sering berhadapan dengan berbagai konsumen. Sehingga kamu harus dapat melakukan komunikasi yang baik dan dapat mengerti cara menyampaikan dan menawarkan secara  tepat.

Jangan Lupa Memperhatikan Penampilanmu

Profesi marketing adalah profesi yang sudah pasti bertemu dengan banyak orang. Jangan lupa kamu harus selalu memperhatikan penampilanmu. Jangan terlalu berlebihan atau kurang dalam melakukan grooming. Hal ini juga yang mampu menunjang profesimu agar lebih optimal.

Itulah beberapa tips sukses menjadi marketing handal, kamu juga bisa memperdalam ilmu marketingmu dengan mengikuti berbagai kelas dan webinar di beberapa kelas marketing Bizlab satu ini. Terdapat berbagai kelas marketing yang bisa kamu pilih sesuai keinginan dan kebutuhanmu lo. Selamat belajar ya!.

4 Prospek Kerja di Bidang Penulisan Paling Dicari 2021

prospek kerja di bidang penulisan

Hai sobat Bizlab, apakah kamu memiliki minat dan passion dalam bidang penulisan? Jika iya, hal tersebut merupakan sebuah kesempatanmu untuk semakin mengembangkan skillmu kedepannya. Hal ini karena bidang penulisan tak lagi dianggap remeh.

Profesi kreatif ini justru saat ini semakin banyak dibutuhkan banyak bidang perusahaan. Nah apa saja prospek kerja di bidang penulisan yang paling dicari tahun 2021 hingga beberapa tahun ke depan? Yuk, simak beberapa profesi kreatif satu ini

Content Writer

Content writer sudah menjadi profesi yang tak asing lagi kita temui. Content writer merupakan profesi bidang penulisan yang bertanggung jawab menulis berbagai konten yang informatif atau menghibur. Content writer biasanya bertanggung jawab menulis berbagai konten di media, website, atau blog perusahaan untuk meningkatkan engagement mereka pada audience.

Saat ini banyak sekali berbagai media dan perusahaan yang membutuhkan seorang content writer. Terlebih lagi seiring berkembangnya teknologi saat ini, content writer semakin dibutuhkan untuk mengisi konten pada website.

Copywriter

Dua bidang ini sama sama bergerak di penulisan tapi ternyata memiliki tujuan yang berbeda lo, copywriter lebih terarah pada kegiatan periklanan dan marketing. Saat ini copywriter paling banyak dibutuhkan dan dicari para perusahaan untuk meningkatkan penjualannya lewat iklan tertulis. Seorang copywriter harus mampu mempermainkan kata-kata agar menarik konsumen.

Ghostwriter

Ghostwriter juga salah satu profesi penulisan yang saat ini banyak ditekuni banyak orang. Berbeda dengan content writer atau copywriter, ghostwriter biasanya memiliki beberapa klien pribadi untuk membantu penulisan berbagai project seperti penulisan buku, atau seseorang yang sedang membutuhkan bantuan penulisan apa saja tanpa mencantumkan nama penulisnya (ghostwriter) itu sendiri.

Jika kamu salah satu yang sering menjadi ghostwriter, tentu saja hal tersebut dapat terus kamu tekuni dan kembangkan. Selain mendapatkan pengalaman dan pelajaran, fee ghostwriter biasanya juga cukup besar dibanding bidang penulisan lainnya.

Screenwriter

Kamu tertarik dalam bidang perfilman? Tentu saja seorang writer memiliki peran penting dalam menulis naskah tersebut. Profesi ini biasa disebut dengan screenwriter. Tentu saja penulisan kreatif benar-benar sangat dibutuhkan di bidang ini. Kamu juga harus bersiap untuk menghadapi kritik  untuk memperbaiki hasil revisi. Gaji yang ditawarkan pun tergantung proyek yang dikerjakan. Menarik bukan?

Itulah beberapa prospek kerja di bidang penulisan yang paling banyak dibutuhkan tahun 2021 hingga beberapa tahun ke depan. Tentu saja profesi kreatif ini masih terbilang masih banyak dibutuhkan terus menerus dan belum dapat tergantikan dengan robot. Ingin mengasah skill penulisan kreatifmu? Kamu bisa gabung di kelas penulisan Bizlab satu ini.

4 Hal Pentingnya Membangun Customer Relationship Management

customer relationship management

Sebagai seorang pebisnis atau marketing tentu saja kamu dituntut untuk selalu berhubungan dengan pelanggan. Tak hanya dalam proses transaksi jual beli, tapi juga dalam memberikan pelayanan sampai dengan membangun kepercayaan para customer. Hal yang penting lainnya adalah membangun customer relationship management.

Apa itu customer relationship management?

Customer relationship management / CRM merupakan salah satu strategi pemasaran dalam mempertahankan klien/pelanggan yang telah ada dengan mengelolanya untuk dapat melakukan pembelian berulang dan tidak beralih pada kompetitor.

Sebagai pengelola bisnis, kamu harus mampu dan memperhatikan hubunganmu dengan pelanggan. Hal ini bermanfaat agar dapat membangun loyalitas dan kepercayaan produkmu dengan pelanggan yang sudah lama maupun pelanggan baru.

Lantas mengapa CRM dianggap sangat penting untuk kelangsungan bisnis? Inidia 4 hal pentingnya membangun CRM dalam bisnismu. Simak ya sobat Bizlab.

Membangun Loyalitas Pelanggan

Dengan membangun customer relationship management, perusahaan mampu memanfaatkan segala informasi pelanggan dari berbagai akses seperi call center, website, chat live, dan lain sebagainya. Hal ini berguna untuk menanyakan perihal feedback pada pelanggan dan tentu saja dapat menjadi kritik dan saran untuk membangun produk lebih baik dan sesuai kebutuhan customer.

Mengetahun Trend Pasar

Membangun CRM berguna sekali untuk produkmu tak hanya berkembang tapi juga memberikan berbagai inovasi terbaru menurut data informasi pelanggan melalui CRM tersebut. Sehingga nantinya, produk yang diluncurkan sesuai dengan waktu dan target pasar yang dituju.

Mengurangi Biaya Iklan

Dengan memaksimalkan CRM, kamu dapat mengurangi beberapa biaya salah satunya biaya iklan yang cukup besar. Kamu bisa lebih fokus membangun hubungan dengan pelanggan lama maupun baru dalam jangka panjang. CRM juga bertujuan untuk menciptakan hubungan saling menguntungkan dengan pelanggan melebihi sekadar dari transaksi pembelian pertama.

Meningkatkan Penjualan

Membangun CRM artinya kamu dapat mengetahui berbagai data secara detail apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelanggan sehingga nantinya produkmu dapat berekspansi dan dibuat sesuai kebutuhan sehingga dapat meningkatkan sebuah penjualan suatu brand. 

Nah Sobat Bizlab, itulah beberapa hal penting mengapa para pebisnis wajib membangun CRM. apakah kamu salah satu pebisnis yang sudah mulai membangun customer relationship management? Jika belum, kamu bisa belajar mulai sekarang dengan salah satu kelas Bizlab satu ini bersama Aldo seorang CRM Specialist. Selamat belajar ya.

5 Manfaat Belajar Bahasa Asing yang Perlu Kamu Ketahui

belajar bahasa asing

Bahasa merupakan alat komunikasi keseharian kita yang biasa digunakan sehari-hari. Tentu saja dalam keseharian kamu tak hanya menggunakan bahasa Indonesia. Terkadang menggunakan bahasa daerahmu atau bahkan bercampur dengan bahasa asing.

Yah, tak jarang saat ini berbagai bahasa sering mengalami percampuran. Ini karena berbagai faktor salah satunya budaya. Terutama bahasa asing, salah satunya bahasa Inggris yang saat ini menjadi bahasa kedua yang banyak dikuasai.

Berbagai kursus terkait bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya mulai beredar dan banyak dibuka berbagai lembaga kursus. Beberapa faktor banyak masyarakat yang mulai belajar dan menguasai bahasa asing adalah karena kebutuhan untuk mencapai karir yang diinginkan.

Nah selain itu Sobat Bizlab, berikut ini ada 5 manfaat yang dapat kamu peroleh

Meningkatkan Memori Otak yang Digunakan

Tidak mudah lupa adalah salah satu manfaat ketika kamu belajar bahasa asing. Ini karena otakmu akan mempelajari struktur bahasa baru dan membiasakan diri dengan kosakata dan aturan-aturan baru dalam berkomunikasi. Hal inilah yang membuat otak akan menyimpan informasi lebih baik. Maka tak jarang, orang yang menguasai lebih dari satu bahasa akan memiliki otak yang cepat dan terlatih.

Wawasan Lebih Luas

Menguasai bahasa asing dapat memberikanmu kesempatan untuk dapat mengetahui segala hal budaya tentang negara asal bahasa yang kamu pelajari. Hal ini sangat bermanfaat agar wawasan dan pengetahuanmu menjadi lebih luas.

Lebih Percaya Diri

Kamu yang belajar bahasa asing dan mulai menguasainya juga dapat memberikan manfaat yaitu meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan siapapun orangnya. Lebih mudah berkomunikasi dan tentu saja menjadi salah satu skill yang bisa kamu tonjolkan untuk keperluan akademik maupun karir.

Konsentrasi Meningkat

Dilansir dari beberapa penelitian, orang yang sedang mempelajari bahasa asing memiliki konsentrasi yang lebih kuat dan lebih fokus. Kamu yang lebih konsentrasi dalam melakukan suatu hal sudah pasti akan meningkatkan kinerjamu.

Memperluas Potensi Karir

Nah satu ini sudah pasti menjadi manfaat yang paling banyak dirasakan. Banyak berbagai perusahaan yang saat ini menuntut kandidatnya mampu dan fasih dalam berbahasa asing. Minimal bahasa Inggris. Tentu saja agar memudahkan segala kegiatan bisnis dan kerja kalian. Kamu yang belajar bahasa asing dan sudah mulai menguasainya memiliki peluang yang lebih tinggi untuk diterima di perusahaan yang kamu inginkan.

Nah Sobat Bizlab, sudah tahu kan berbagai manfaat belajar bahasa asing yang bisa kita dapatkan. Gak hanya mempermudah dirimu untuk memperluas potensi karir tapi juga mempertajam otakmu. Untuk kamu yang antusias belajar bahasa asing, berikut ini Bizlab menawarkan berbagai kelas belajar bahasa asing yang bisa kamu ikuti dengan pengajar expert di bidangnya.

Apa Itu Microlearning? Berikut Penjelasan Beserta 4 Manfaatnya

apa itu microlearning

Semakin maraknya perkembangan teknologi, semakin banyak pula berbagai inovasi model pembelajaran yang dilakukan oleh banyak pengajar. Terlebih lagi saat pandemi seperti ini, pembelajaran model digital atau bisa juga dikatakan e-learning semakin banyak dibutuhkan dan digunakan.

Tak hanya metode e-learning, saat ini banyak juga pengajar yang menggunakan metode belajar microlearning yang dirasa lebih efektif digunakan.

Jadi, Apa Sih Microlearning?

Microlearning juga bisa disebut dengan pembelajaran dengan jangka pendek. Metode belajar dengan skala kecil yang mana digunakan sebagai strategi untuk merancang konten dengan segmen-segmen kecil dan lebih terfokus.

Dalam metode microlearning pengajar dapat membuat berbagai konsep pembelajaran mulai dari teks, video, gambar, audio, tes dan kuis, bahkan game dalam proses pembelajaran. Menggunakan metode ini, materi yang disampaikan lebih singkat mungkin sekitar 1-3 menit bahkan hanya berupa infografis saja.

Mengapa Microlearning? Dan Apa Manfaanya?

Oke, kini Sobat Bizlab sudah mengerti secara singkat metode pembelajaran microlearning? Metode belajar dengan singkat, padat, dan praktis ini memiliki beberapa manfaat. Berikut ini manfaatnya.

Lebih Cepat Tersampaikan

Dengan metode ini, penyampaian yang dibuat akan lebih cepat dan singkat sehingga menghasilkan waktu belajar yang cukup lebih cepat. Selain materi yang tersampaikan lebih cepat, para murid juga juga lebih cepat paham mengenai materi yang disampaikan pengajar.  

Lebih Terjangkau

Dengan menggunakan metode ini, materi pembelajaran yang diproduksi lebih terjangkau karena membutuhkan lebih sedikit sumber daya dan instruktur. Selain itu konten yang dibuat juga tidak membutuhkan banyak alat sehingga pembelajaran menjadi lebih mudah dilaksanakan.

Fleksibel

Microlearning memungkinkan para pengakses lebih fleksibel dan mudah. Hal ini karena materi dapat dibuat sewaktu-waktu sehingga lebih memudahkan siapa saja khususnya pelajar dalam membuka atau mengakses kembali konten tersebut.

Selain manfaat di atas, metode ini juga memiliki kelebihan yaitu materi yang disajikan lebih spesifik karena disertai dengan cotnoh praktik yang sesuai dengan masalah yang ditemukan (study case).

Itulah beberapa manfaat dan pengertian singkat mengenai metode pembelajaran dengan microlearning.

Mau coba bagaimana belajar dengan microlearning? Cobain WA Series, konsep microlearning ala Bizlab yang memanfaatkan WhatsApp untuk mengirimkan materi. Try here >> https://bizlab.co.id/wa-series

Semoga bermanfaat ya.