Copywriting, Tulisan Singkat Yang Menghipnotis Pembaca Untuk Membeli

Bagikan

Setiap orang yang mendengar istilah copywriting maka salah satu hal yang terbersit di dalam benaknya adalah: penulis, tulisan serta tulis-menulis. Padahal copywriting lebih dari itu. Copywriting mempunyai arti yang besar dalam menjalankan promosimu secara efektif, terlebih saat ini kita sedang berada di dalam era digital, dimana semuanya bisa kamu dapatkan melalui online. Lewat online, maka salah satu promosi yang akan kita lakukan biasanya terbentuk ke dalam kata, video maupun gambar. Nah, di sini copywriting memiliki peranan penting dalam membangun promosimu agar menjadi lebih efektif.

Mengapa?

Balik lagi ke awal kenapa aku menjelaskan bahwa copywriting lebih dari penulis dan tulisan. Jawabannya adalah karena copywriting merupakan teknik menulis teks untuk meningkatkan konversi secara drastis. Seseorang yang  melakukan proses copywriting dinamakan seorang copywriter. Nah, tugas dari seorang copywriter bukan hanya menulis tentang sesuatu yang akan ia jual lalu menyebarkannya ke internet. Apabila hanya sekadar itu maka kita akan dapat pastikan bahwa barang yang ia jual tidak akan terlalu laku. Bahkan ia akan kalah saing dengan para kompetitornya yang sudah menggunakan  teknik copywriting dengan sangat baik.

Copywriter memiliki peran penting dalam membangun promosi bisnimu di era digital. Karena selain menulis, seorang copywriter juga harus mempelajari target market yang akan menjadi sasaran utamanya. Mengapa demikian? Karena setiap orang yang akan membaca tulisan kita tentu memiliki usia yang beragam. Dengan demikian, kita harus memahami target pasar kita dengan baik. Apabila target pasarnya merupakan usia remaja, maka teknik tulisan yang harus kita lakukan adalah menggunakan bahasa remaja dan tidak terlalu baku. Karena biasanya para remaja akan bosan membaca tulisan yang terlihat baku.

Lain halnya apabila target pasar kita adalah seorang yang sudah bapak-bapak. Sebisa mungkin kita harus menghindari istilah remaja yang terkadang sulit dimengerti oleh para bapak-bapak. Gunakan bahasa universal yang mudah dimengerti oleh orang. Sehingga dengan demikian, maka tulisan kamu akan mudah dicerna. Inilah salah satu peranan penting copywriting dalam menjalankan bisnimu di era digital.

Contoh di atas adalah penggambaran sekilas bahwa betapa pentingnya copywriting dalam menjalankan bisnismu di dunia yang saat ini serba online. Tanpa copywriting, maka besar kemungkinan bisnis yang kamu jalankan tidak begitu dilirik oleh orang. Copywriting seolah-olah menjadi jawaban atas segala kegundahanmu soal bagaimana mempromosikan produk dengan efektif di media sosial.

Copywriting bahkan tidak hanya untuk menjalankan bisnis saja. Copywriting juga cocok untuk kamu yang sedang menjadi seorang content creator. Seorang content creator tentu butuh kata-kata yang dapat dimengerti oleh orang agar konten yang ia buat terlihat menarik dan pada akhirnya ia akan mendapatkan viewers yang banyak.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari copywriting adalah bahwa seorang copywriter bukan hanya menjadi seorang penulis saja. Copywriter juga harus memahami ilmu psikologi agar mampu menarik perhatian calon pelanggannya melalui kata-kata yang pas untuk calon pelanggan. Ilmu psikologi ini tidak harus dipelajari secara mendalam. Karena dengan demikian, maka kita dapat mengerti apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh calon pelanggan kita. Apabila kita sudah mengerti, maka kemungkinan kita untuk mendapatkan hati calon pelanggan sangat besar.

Nah, selanjutnya bagaimana menjadi seorang copywriter yang baik? Pembahasan tersebut akan kita bahas di artikel selanjutnya. Stay tuned ya!

Leave a Reply