Conversational Marketing: Definisi, Tujuan, Keuntungan dan Tips

Bagikan

Conversational Marketing

Halo Sobat Bizlab, kamu tau nggak sih kalau ternyata ada sebuah strategi marketing yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dengan interaksi atau komunikasi secara real-time? Penasaran apa itu? Simak bersama Bizlab.

Definisi Conversational Marketing

Seperti yang dilansir oleh giosg, conversational marketing adalah sebuah strategi pendekatan pemasaran yang pusatnya berada pada pelanggan dan seperti sebuah dialog. Misalnya seperti beberapa orang yang sedang bercakap-cakap di kantor. Singkatnya, conversational marketing didasari oleh suatu interaksi dari satu-ke-satu secara real-time di berbagai saluran maupun platform.

Contohnya seperti chatbots, percakapan langsung dua arah, maupun dari aplikasi perpesanan. 

Tujuan Conversational Marketing

Perlu diketahui bahwa dengan menggunakan conversational marketing ini dapat memungkinkan kamu menbangun relasi dengan pelanggan dan mampu meningkatkan pengalaman pelanggan kamu secara online dengan mengkomunikasikan dan interaksi online. Karena itu conversational marketing sudah menjadi salah satu strategi untuk mendorong engagement pelanggan, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan meningkatkan pendapatan.

Keuntungan Menggunakan Conversational Marketing

Apabila kamu melakukannya dengan benar, conversational marketing memberikan banyak manfaat yang dapat memberi keuntungan pada pasar kamu. Berikut manfaat saat menggunakan conversational marketing:

1. Pelanggan Memiliki Pengalaman yang lebih baik

Berdasarkan minat dan di mana mereka melakukan aktivitas pembelian, kamu akan dapat menyesuaikan komunikasi cara mengirimkan pesan yang relevan dan bertarget kepada mereka. Selain itu kamu juga akan berinteraksi dengan mereka. Misalnya seperti melakukan sebuah percakapan dengan pengunjung situs web kamu, hal ini akan membantu kamu mempelajari lebih lanjut tentang kebutuhan dan masalah mereka, serta mengumpulkan informasi yang dibutuhkan.

2. Meningkatkan perolehan prospek

Adapun yang kedua adalah dengan melakukan sebuah percakapan tidak hanya membantu kamu mengonversi prospek tetapi juga membuat mereka memenuhi syarat untuk penjualan saat akan mengajukan pertanyaan yang tepat pada waktu yang tepat. Kamu akan dapat lebih  mengoptimalkan pengalaman pelanggan dan mengubah lebih banyak pengunjung menjadi pelanggan yang membayar.

3. Pindahkan pembeli melalui saluran penjualan lebih cepat

Ketika aktivitas pemasaran kamu terhubung dengan tim penjualan, kamu harus yakin bahwa menggerakkan pembeli melalui saluran pemasaran dan penjualan adalah cara yang efektif.

7 Tips Menggunakan Conversational Marketing Yang Efektif

Mereka tidak hanya membantu melibatkan pengunjung situs web tetapi mengumpulkan informasi berharga dan memenuhi syarat prospek kamu lebih jauh sehingga dapat mengirim prospek siap beli langsung ke tim penjualan.

Kali ini Bizlab akan membagikan praktik terbaik kami dan 7 tips teratas tentang cara menggunakan pemasaran percakapan seperti yang dilansir oleh Giosg.

1. Targetkan alat conversational marketing 

Menerapkan strategi pemasaran percakapan Anda dimulai dengan memilih halaman situs web tempat Anda ingin percakapan berlangsung. Kamu bisa meletakkan chatbot di halaman yang mendapatkan lalu lintas tingkat tinggi dan dikonversi dengan baik.

2. Merencanakan alur percakapan 

Setelah kamu menemukan tempat yang ideal untuk meletakkan chatbot, kamu bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu merencanakan alur percakapan bot. Ini harus didasarkan pada strategi yang kamu pilih dan fase perjalanan pelanggan dari pengunjung situs Anda.

3. Buatlah percakapan tersebut tetap sederhana dan santai

Untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lancar, cobalah untuk menjaga interaksi tetap sederhana dalam alur percakapan yang Anda rencanakan dan di semua tahap perjalanan pelanggan.

Gunakan bahasa percakapan yang santai untuk membuat komunikasi terasa lebih manusiawi. Orang menyukai sentuhan manusia di chatbot meskipun mereka tahu bahwa mereka tidak sedang mengobrol dengan manusia.

4. Menyapa dan membimbing pengunjung

Buatlah chatbot kamu agar dapat menyambut dan menyapa pengunjung pertama kali ketika mereka tiba di situs web.

5. Mendidik dengan magnet timbal

Pengunjung situs web kamu akan terkejut jika chatbot kamu memberikan konten tentang topik yang relevan dengan pengunjung cari.

6. Promosikan penawaran atau produk 

Ketika pengunjung mengunjungi web kamu itu berarti mereka tahu bahwa produk web kamu menawarkan solusi untuk masalahnya.Ini adalah peluang yang bagus untuk mencari tahu apa masalahnya dan untuk mempromosikan produk atau layanan dengan memandu pengunjung ke penawaran yang mereka inginkan.

7. Mintalah untuk memberikan feedback

Ketika kamu membuat dan menggunakan bot, kamu bisa meminta feedback dari pelanggan. Agar tidak terasa seperti dipaksa, lebih baik biarkan saja sebagai pilihan, bukan menjadikannya sebagai langkah wajib.

Bagaimana sudah paham tentang conversational marketing ini? jika belum, kamu dapat membaca panduan lengkapnya di sini, ya!

Bizlab adalah marketplace untuk belajar skill profesional yang sedang dibutuhkan di berbagai sektor industri saat ini. Kunjungi situs https://subsdaily.com/ untuk mengikuti konten pendek favorit (micro-content) mengenai up-skill yang akan dikirim via WhatsApp atau Email pribadimu.

Yuk, tunggu apalagi?, Kembangkan kemampuanmu dan klik link nya, ya!

Sumber:

  1. Giosg
  2. Wp Forms

Leave a Reply