Bamsoet Ajak Ikatan Alumni Jayabaya Bangun Kebersamaan-Sinergi Sosial

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Ketua Dewan Penasehat Ikatan Alumni (IKA) Jayabaya Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi kiprah IKA Jayabaya yang tetap eksis dalam menyelenggarakan beragam aktivitas positif. Kegiatan tersebut untuk membangun semangat kebersamaan di antara alumni.

Salah satunya melalui penyelenggaraan aktivitas legal bihalal IKA Jayabaya dengan tema 'Taburkan Maaf, Sucikan Hati dalam Indahnya Silaturahmi'.

"Forum legal bihalal antar alumni bukanlah dimaksudkan untuk sekadar mengingatkan memori kolektif kita pada romantika dan dinamika kehidupan kampus. Namun juga menjadi wahana untuk menguatkan kembali ikatan silaturahim di antara para alumni," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (28/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mendekatkan yang jauh, dan merekatkan yang dekat. Termasuk membangun semangat kebersamaan dan sinergi sosial," sambungnya.

Ketua MPR ini memaparkan, menjelang usianya yang ke-66 tahun, Universitas Jayabaya telah banyak melahirkan alumni. Dari kampus inilah, telah lahir tokoh-tokoh nasional dan sumber daya manusia unggulan yang berkecimpung pada beragam bidang, dan kisah suksesnya dapat menjadi inspirasi.

Ada mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, pengacara Elza Syarief, kakak-beradik penyanyi Cici Paramida dan Siti Rahmawati, mantan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, personil DPD RI Sylviana Murni, serta personil DPR Effendi Simbolon, Darul Siska, dan Mahfudz Abdurrahman.

"Pada awal kelahirannya, Universitas Jayabaya adalah gambaran dari gelora semangat pengabdian dan perjuangan Moeslim Taher yang mendirikan Universitas Jayabaya pada tahun 1958 saat beliau tetap berumur 24 tahun," kata Bamsoet.

"Harapan saya sebagai bagian dari Keluarga Besar IKA Jayabaya, semoga IKA Jayabaya bersama-sama dengan segenap sivitas akademika Universitas Jayabaya, dapat menjadikan Universitas Jayabaya semakin disegani, unggul dan berprestasi," sambungnya.

Ketua DPR RI ke-20 ini juga menceritakan ada pengalaman semasa kuliah di Universitas Jayabaya yang tidak terlupakan. Salah satunya, saat dirinya berbareng rekan-rekan makan nasi goreng di suatu malam. Ketika hendak membayar, rupanya tidak ada satu pun yang membawa uang. Akhirnya, Bamsoet diam-diam mengambil sepatu kets baru milik MS Kaban untuk bayar nasi goreng yang mereka makan.

"Saat kuliah saya kos berbareng teman-teman kuliah di Jayabaya, seperti mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, Bursah Sarnubi, Eggy Sujana, dan lain-lain. Kamar saya hanya seukuran 2x3 meter. Mandi dengan nimba air dari sumur. Pas akhir bulan, datang tagihan bayar kos, kita suka saling main tunjuk-tunjukan siapa yang kudu bayar kos," kenang Bamsoet.

Pada aktivitas legal bihalal ini, datang juga antara lain Rektor Universitas Jayabaya Fauzie Yusuf Hasibuan, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, Ketua Umum IKA Jayabaya Efri Jhonly, serta ratusan personil IKA Jayabaya.

(anl/ega)