Anton Apriyantono

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Dr. Ir. Anton Apriyantono, M.S. (lahir 5 Oktober 1959) adalah Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009, dan anggota dewan Komite Inovasi Nasional periode 2010-2014. Ia adalah staf pengajar di Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak tahun 1982 hingga 2011.

Riwayat Hidup[sunting | sunting sumber]

Anton merupakan alumni Universitas Reading di Inggris dengan gelar S3 jurusan Kimia Pangan. Anton adalah pakar di bidang kimia pangan, khususnya flavor. Pemegang hak paten yang berjudul “Composition and Process Fried Chicken Flavor For Instant Noodles” terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada tahun 2007. Lebih dari seratus judul karya ilmiah telah terbit dalam bentuk jurnal, prosiding, maupun buku. Terlibat aktif dalam berbagai organisasi profesi seperti Indonesian Society of Natural Products Chemistry (Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia), Himpunan Toksikologi Indonesia, International Union of Food Science and Technology, American Chemical Society, serta Persatuan Ahli Teknologi Pangan Indonesia.[butuh rujukan]

Anton telah memperoleh beberapa penghargaan di antaranya, Bintang Mahaputera Adipradana dari pemerintah Republik Indonesia pada 2010, dan penerima beasiswa Bank Dunia pada tahun 1988-1992. Aktivitas sebagai konsultan untuk berbagai perusahaan pangan banyak digeluti. Anton, tercatat sebagai Komisaris utama PT Pertani dan PT TPS Foods Tbk, komisaris PT Dunia Pangan, anggota dewan pembina TUV Rheinhald International Indonesia dan Komisaris Independen pada Bakrie Sumatra Plantations.[butuh rujukan]

Kehidupan awal dan pendidikan[sunting | sunting sumber]

Anton Apriantono menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Serang, Banten (dulu masuk wilayah Jawa Barat). Latar belakang pendidikannya sebagai berikut:

  • SD Negeri 03 Serang: 1966–1971
  • SMP Negeri 2 Serang: 1972–1974
  • SMA Negeri 1 Serang: 1975–1977
  • S1 (Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Tekologi & Mekanisasi Pertanian / Fatemeta) IPB Bogor: 1978–1982
  • S2 (Ilmu Pangan) IPB Bogor: 1984–1988
  • S3 (Kimia Pangan) Universitas Reading, Reading, Inggris: 1988–1992

Anton menikah dengan Rossi Rozanna Septimurni pada 12 Februari 1984, dikaruniai seorang anak bernama Sri Rahayu Nursolihati.

Karier[sunting | sunting sumber]

Anton adalah seorang profesional dan praktisi di bidang kimia pangan dan flavor. Berikut adalah pengalamannya dalam keilmuan pangan.

  • Cross appointment, 1982–1988, Pusat Pengembangan Teknologi Pangan, Bogor, Indonesia.
  • Konsultan R & D, 1993, PT Indofood, Indonesia.
  • Konsultan Mutu dan Pengembangan, 1994-1995, PT Unggul Rasa, Indonesia.
  • Konsultan R & D, 1997-1998, PT ADA., Indonesia.
  • Cross appointment, 1986-1999, Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.
  • Cross appointment, 1999 - 2004, Pusat Studi Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.
  • Cross appointment, 1998 - 2004, Pusat Studi Biofarmaka, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.
  • Peneliti Tamu, 1998-1999, Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Reading, Inggris.
  • Dosen Tamu, 2002, Departemen Kimia, Program Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Nasional Singapura, Singapura.
  • Dosen Tamu Senior, 2004, Departemen Kimia, Program Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Nasional Singapura, Singapura.
  • Menteri Pertanian, Kabinet Indonesia Bersatu I (2004–2009)
  • Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1982–2010)
  • President Director PT Indomineral Multi Pratama (2010–2011)
  • Advisor PT Asia Natural Resources Tbk (2010–2011)
  • Konsultan PT Sanbe Farman (2009–2010)
  • Konsultan dan Komisaris PT INFIAD, Jakarta, Indonesia (2010–)
  • Komisaris Independen PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (2010–)
  • Governing Board Member TUV Rheinhald International Indonesia (2010–)
  • Anggota Komite Inovasi Nasional, Jakarta, Indonesia (2010–)
  • Komisaris Utama PT Pertani (Persero), (2011–2016)
  • Anggota Dewan Penyantun dan Dosen, Universitas Bakrie (2012–)
  • Komisaris PT Dunia Pangan (2011–2012)
  • Presiden Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (2012–2018)
  • Presiden Komisaris PT JSB (2015–)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • Dosen Ilmuu dan Teknologi Pangan Diarsipkan 2014-11-24 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s

Kabinet Indonesia Bersatu (2004–2009)

Presiden: Susilo Bambang Yudhoyono | Wakil Presiden: Jusuf Kalla

Menko Polhukam: Widodo Adi Sutjipto • Menko Perekonomian: Aburizal Bakrie, Boediono, Sri Mulyani () • Menko Kesra: Alwi Shihab, Aburizal Bakrie • Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra, Hatta Rajasa • Mendagri: Mohammad Ma'ruf, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim), Mardiyanto • Menlu: Hassan Wirajuda • Menhan: Juwono Sudarsono • Menkumham: Hamid Awaluddin, Andi Matalatta • Menkeu: Jusuf Anwar, Sri Mulyani • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro • Menperin: Andung A. Nitimiharja, Fahmi Idris • Mendag: Mari Elka Pangestu • Mentan: Anton Apriyantono • Menhut: M. S. Kaban • Menhub: Hatta Rajasa, Jusman Syafii Djamal • Menlutkan: Freddy Numberi • Menakertrans: Fahmi Idris, Erman Soeparno • Menteri PU: Djoko Kirmanto • Menkes: Siti Fadilah Supari • Mendiknas: Bambang Sudibyo • Mensos: Bachtiar Chamsyah • Menag: Muhammad Maftuh Basyuni • Menbudpar: Jero Wacik, Mohammad Nuh (ad-interim) • Menkominfo (bernama Menneg Kominfo sampai Januari 2005): Sofyan Djalil, Mohammad Nuh • Menneg Ristek (merangkap Kepala BPPT sampai April 2006): Kusmayanto Kadiman • Menneg Kop-UKM: Suryadharma Ali, Mari Elka Pangestu (ad-interim) • Menneg LH: Rachmat Witoelar • Menneg PP: Meutia Hatta • Menneg PAN: Taufiq Effendi, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim) • Menneg PDT: Saifullah Yusuf, Muhammad Lukman Edy, Djoko Kirmanto (ad-interim) • Menneg PPN/Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati, Paskah Suzetta • Menneg BUMN: Soegiharto, Sofyan Djalil • Mennegpera: Muhammad Yusuf Asy'ari • Mennegpora: Adhyaksa Dault • Jakgung: Abdul Rahman Saleh, Hendarman Supandji • Panglima TNI: Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Djoko Santoso • Kapolri: Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri

Sekretaris Kabinet: Sudi Silalahi