fbpx

Insight

AIDA, Jurus Jitu Seorang Copywriter Untuk Promosi

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Apa sih AIDA itu? kok tiba-tiba menjadi sebuah jurus jitu seorang copywriter untuk melakukan kegiatan promosi di dunia online? Pasti sudah banyak yang menerka-nerka mengenai istilah AIDA. Sebelumnya saya akan mencoba untuk memberikan contoh sebuah tulisan promosi.

“JuraganPakaian mulai didirikan pada tahun 1991. Pada saat itu kami mencoba untuk memproduksi beberapa kaos polos dengan berbagai macam warna untuk kemudian kami pasarkan kepada orang-orang sekitar. Pada awalnya kami hanya menjual berbagai macam kaos polos saja, namun lama kelamaan salah satu Founder kami, Sulistyaningsih, mencoba untuk memberikan ide terkait bisnis kami untuk memberikan sentuhan dengan menggambarkan corak batik di kaos polos tersebut. Saat ini kami memproduksi semua kaos penjualan kami di Jl. Sultan Agung, Semarang.

Banyak calon pelanggan kami yang akhirnya tertarik dengan membeli kaos corak batik tersebut. Bahkan tak hanya dari dalam kota saja, luar kota pun juga banyak yang memesan. Bagi kamu yang ingin membeli kaos dari kami, kamu dapat menghubunginya langsung melalui 0879993281”.

Bagaimana kesan kamu saat membaca tulisan di atas? Apakah akan tertartik dengan promosinya  atau akan pergi  meninggalkannya dan mencari hal-hal yang lainnya? Saya yakin bagi kamu  yang  membaca hal tersebut maka tidak akan menaruh perhatian dan akan meninggalkannya dalam waktu sekejap. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pembeli memiliki rasa ego yang tinggi.

Pentingnya sebuah copywriting dalam menjalankan promosi bisnis dalam dunia online adalah memikat calon pelanggan dalam waktu 8 detik. Apabila dalam 8 detik pertama calon pelanggan tidak tertarik dengan apa yang kita promosikan, maka besar kemungkinan mereka  akan pergi dari  situsmu.

Lalu bagaimana caranya agar dapat menarik perhatian calon pelanggan agar tidak pergi begitu saja?

AIDA menjadi jawaban atas segala kegundahanmu terkait masalah tersebut. Apa itu AIDA?

1. Attention

Ini dia jawaban pertama atas kegundahanmu, yaitu menangkap perhatian para pembaca. Tulisan kita sebisa mungkin harus segera menaklukkan hati para pembaca. Menurut sebuah penelitian dari SilverPop yang dilakukan pada tahun 2013, kita harus menangkap perhatian para pembaca dalam waktu 8 detik atau kurang. Ibarat kata, apabila kamu hendak berkenalan dengan seseorang laki-laki maupun perempuan maka kesan pertama menjadi sangat penting untuk kemudian memutuskan akan lanjut  atau tidak.

Lalu bagaimana caranya menarik perhatian para pembaca?

  • Buatlah judul atau headline yang menarik dan jangan membosankan. Berikan sesuatu yang dipedulikan oleh  buyer persona kamu agar mereka merasa butuh terhadap apa yang kamu jual. Karena seperti yang kita ketahui, calon pelanggan tidak peduli terhadap sejarah bisnis kita, mereka lebih peduli dengan apa yang mereka butuhkan.
  • Berikan gambar penunjang.
  • Ajak mereka dengan kalimat-kalimat pembuka yang dapat membuat mereka berpikir bahwa hal tersebut sangat cocok dengan mereka.

2. Interest

Setelah menarik perhatian calon pelanggan, sebisa mungkin kamu harus membuat mereka tertarik dengan apa yang kamu jual. Dalam hal ini, buatlah seakan-akan mereka sedang berada dalam masalah yang sedang dihadapi sehingga mereka sangat membutuhkan apa yang kamu tawarkan.

Caranya bagaimana?

  • Berikan informasi/fakta lapangan yang ada.
  • Kuatkan dengan memaparkan statistik agar mereka semakin percaya.
  • Dan yang terakhir berikan alasan mengapa mereka harus memakain produk atau jasa kamu.

3. Desire

Pada tahap ini para pembaca tentu sudah sangat membutuhkan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Lalu apa yang harus dilakukan pada tahap ini?

  • Berikan manfaat kepada para pembaca kamu terkait produk atau jasa yang ditawarkan. Semisal manfaat setelah mengikuti kelas online public speaking ini kamu dapat menjadi seorang MC handal dan tidak merasa grogi ketika berbicara dihadapan banyak orang.
  • Pancing sedikit emosi negatif mereka dan berikan solusi. Karena mereka yang telah sampai pada tahap ini merupakan orang-orang yang memiliki masalah besar. Sehingga  apabila kamu pancing emosi negatifnya serta memberikan solusi terkait masalah yang mereka hadapi, maka mereka akan semakin tertarik.

4. Action

Terakhir, ajak mereka untuk mengambil tindakan. Pada tahap akhir ini kamu memiliki kesempatan untuk melakukan call to action atau biasa disingkat CTA. CTA dapat berupa contact person, email maupun berupa tombol ajakan.

Itulah arti AIDA yang merupakan salah satu jurus jitu yang harus dimiliki oleh seorang copywriter. Dengan menggunakan jurus AIDA, maka besar kemungkinan produk atau jasa yang kamu tawarkan akan mengalami peningkatan yang sangat drastis.

Sebenarnya masih ada satu teknik lagi yang harus dilakukan oleh seorang copywriter agar membuat tulisannya semakin memikat para pelanggan. Penasaran apa teknik itu? Akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Berikan komentar