Gunakan 7 Tips Ini Untuk Kuasai Strategi Marketing di TikTok

Bagikan

Sobat Bizlab pastinya sudah tidak asing kan dengan TikTok?

Akhir-akhir ini, TikTok menjadi platform yang sedang banyak digandrungi oleh generasi z dan millenial. Dilansir dari Oberlo, Data Reportal melaporkan bahwa per Januari 2021, media sosial ini telah mencapai 689 juta pengguna aktif bulanan dari seluruh dunia dan menduduki peringkat ke-7 sebagai media sosial paling banyak digunakan.

Dengan meningkatnya pengguna TikTok, platform ini menjadi media yang menarik untuk menjalankan strategi marketing. Melalui TikTok, brand dapat menciptakan konten-konten menarik berupa video singkat dengan maksimal durasi 60 detik. Bahkan, data Upfluence terbaru menunjukkan bahwa platform ini mempunyai tingkat keterlibatan yang lebih baik di berbagai tingkat pengikut dibandingkan Instagram dan YouTube.

Potensi yang besar dari TikTok membuat banyak brand mulai melirik platform ini. Namun, belum banyak yang memahami bagaimana cara memanfaatkan TikTok untuk memasarkan produk mereka. 

Di artikel ini, Bizlab akan merangkum tips-tips bagi kamu yang ingin memasarkan produk melalui TikTok. 

Membuat Konten Marketing yang Menarik dan Engaging di TikTok

Ada 7 tips utama yang menjadi kunci sukses strategi marketing di TikTok. Yuk kita simak

Membuat Konten yang Menarik dan Berkualitas

Source: Unsplash

Tips pertama yang menjadi dasar kesuksesan strategi marketing di media sosial adalah pemahaman mengenai siapa audiens kita dan konten-konten seperti apa yang menarik perhatian mereka. Dengan itu, kamu dapat membuat konten yang tepat sasaran. Buatlah konten yang berkualitas dan unik sehingga akun mu terlihat lebih menonjol. Sebelum membuat konten di media sosial kamu bisa mencoba membangun personal branding kamu.

Kamu juga perlu memahami algoritma TikTok dimana ketika audiens tidak menonton video mu sampai selesai, TikTok akan ‘menandai’ kontenmu sebagai konten yang kurang menarik dan tidak akan mempromosikannya lagi di FYP. Karena itu, penting bagi brand untuk mendapatkan perhatian audiens dalam 3 detik pertama dan mengajak mereka menonton video sampai akhir.

Menggunakan Hashtag yang Tepat

Source: Freepik

Penggunaan hashtag menjadi hal yang cukup krusial dalam mengunggah konten karena hashtag dapat membantu pengguna TikTok mencari konten-konten yang menarik minat mereka. Dengan itu, brand dapat menggunakan hashtag yang relevan dengan produk untuk menargetkan audiens tertentu dan meningkatkan reach dari konten yang diunggah. 

Perlu diingat bahwa brand perlu menghindari penggunaan hashtag yang umum dan terlalu banyak digunakan. Cara tersebut malah cenderung kurang efektif karena video itu malah akan tenggelam di antara ribuan video lainnya. Lebih baik jika brand menggunakan hashtag yang lebih spesifik dan tidak terlalu populer, tetapi tetap stand out.
Hal lain yang perlu dihindari adalah penggunaan hashtag yang terlalu banyak. TikTok memang tidak memberikan batasan khusus mengenai berapa banyak hashtag yang boleh digunakan. Namun, mengingat bahwa hashtag akan tergabung dengan caption yang memiliki batasan 100 karakter, Neil Patel memberi saran untuk hanya menggunakan dua sampai tiga hashtag sehingga masih terdapat space yang cukup untuk menulis deskripsi video.

Menggunakan TikTok Ads

Source: TikTok


Strategi lainnya yang dapat digunakan untuk memperluas reach dari konten adalah dengan menggunakan TikTok ads. TikTok sendiri menawarkan 5 tipe ads yang dapat digunakan oleh brand sesuai dengan goal yang ingin dicapai yaitu in-feed ads, branded hashtag, top view ads, branded effects, dan brand takeover.

Bekerja Sama dengan Influencer TikTok

Source: Unsplash

Seperti media sosial lainnya, penggunaan influencer juga dapat berpengaruh positif dalam menjalankan strategi marketing di TikTok. Bisa dikatakan bahwa Influencer dapat menjadi cara tercepat bagi sebuah brand untuk meraih awareness dan reach yang lebih tinggi. Menurut data dari Neil Patel, sebanyak 86% brand sudah menggunakan influencer sebagai bagian dari strategi marketing mereka. Influencer sendiri terdiri dari macro dan micro influencer.

Penggunaan influencer ini tentunya perlu disesuaikan dengan karakteristik dari brand. Sebuah brand perlu mencari influencer yang mempunyai audiens yang sesuai dengan target audiens yang disasar oleh brand. 

TikTok juga sudah menyediakan sebuah platform bernama TikTok Creator Marketplace yang menghubungkan brand dan kreator di TikTok untuk keperluan kolaborasi.

Mengikuti Trend

Source: Google

Mengikuti tren dapat menjadi cara yang ampuh agar konten yang dibuat dapat dilihat oleh banyak pengguna TikTok. Tren TikTok bergerak dengan sangat cepat, jadi pastikan untuk tetap up to date melihat hal-hal apa saja yang sedang dibahas banyak orang di TikTok. Manfaatkan hal itu untuk mengolah konten yang menarik untuk brand mu. Tetap ingat untuk tidak sekedar menyalin dari video orang lain. Temukan cara untuk membuat video mu unik dan selipkan karakteristik brand mu di tren tersebut.

Unggah Konten Secara Rutin

Source: Pexels

Pastikan untuk selalu aktif dengan cara mengunggah konten secara rutin. Semakin sering kamu mengunggah konten, TikTok akan menghargai itu dan kontenmu akan dipromosikan kepada lebih banyak audiens. Dengan itu, akun mu akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna TikTok.

Bangun Hubungan dengan Audiens

Source: Freepik

Sama seperti media sosial lainnya, engagement menjadi faktor yang penting dalam membuat konten di TikTok. Aktif lah membangun interaksi dengan audiens menggunakan fitur komentar pada setiap unggahan. Melihat bahwa algoritma TikTok mengurutkan komentar berdasarkan jumlah like terbanyak, pastikan kamu selalu membalas komentar dengan isi pesan yang berkesan dan menarik.

Selain aktif membalas komentar di unggahan kita sendiri, cobalah meninggalkan beberapa komentar pada unggahan-unggahan pengguna TikTok lainnya yang isinya cukup relevan dengan brand kita. Cara ini cukup ampuh untuk membuat audiens mengenal akun dari brand mu loh!

Nah, itu tadi 7 tips jitu memasarkan produk melalui TikTok. Bagaimana, Sobat Bizlab sudah siap belum menjalankan strategi marketing di TikTok?

Bizlab adalah marketplace untuk belajar skill profesional yang sedang dibutuhkan di berbagai sektor industri saat ini.

Yuk, tunggu apalagi?, Kembangkan kemampuanmu dan klik link nya, ya

Sumber:

  1. Neil Patel
  2. Influencer Marketing Hub
  3. Fanbytes

Leave a Reply