6 Langkah Emas Membangun Personal Branding

Bagikan

Tentunya, branding yang sukses adalah tentang bagaimana emosi disampaikan kepada para audiens, bukan produk. Ini adalah tentang menciptakan hubungan emosional antara merek dan pelanggan. Personal branding adalah citra yang akan kamu tunjukkan ke semua orang.

Seperti nilai-nilai di diri kamu, siapa kamu secara pribadi. Personal branding sama seperti resep rahasia, tentunya akan ada hal yang membedakan antara diri kamu dan orang lain yang membuat kamu unik. 

Definisi Personal Branding

Sobat Bizlab tau nggak sih kalau personal branding itu penting banget? Personal branding itu bukan sekedar kartu nama kamu aja tapi personal branding itu jauh lebih luas dan mencakup segalanya. Karena personal branding adalah tentang siapa dan apa yang kamu lakukan.

Personal branding tidak hanya dikenal baik online maupun offline tetapi kepada setiap audiens.

Contohnya seperti slogan “Just Do It”. Slogan tersebut bahkan tidak menyebutkan nama perusahaan, Nike. Jadi bagaimana mungkin ungkapan ini menjadi salah satu slogan merek yang paling terkenal, yang bahkan hampir semua orang di dunia mengenal slogan ini?

Semua yang kamu bagikan secara online, setiap email yang kamu kirim ke orang lain, setiap postingan blog yang kamu tulis, setiap acara langsung yang kamu selenggarakan, semuanya adalah bagian dari personal branding.

Hal ini akan membentuk cara orang lain berpikir tentang citra yang telah kamu tampilkan. Pertanyaannya adalah apa kamu ingin personal branding kamu berkembang sendiri dan secara aktif mengendalikan prosesnya?

Lalu, bagaimana caranya supaya kamu secara aktif membangun personal branding?

Tentang hal itu, Bizlab sudah rangkumkan untuk kamu.

Gambar oleh James Osborne dari Pixabay 

Dilansir oleh Forbes, ini dia 6 langkah aturan menciptakan personal brand kamu yang menarik perhatian dan unik.

Fokus

Menjaga agar tetap fokus pada demografis target kamu akan membuatnya lebih mudah untuk membuat konten seputar personal branding yang dapat membuat orang lain mendefinisikan diri kamu.

Juan Felipe Campos, VP teknologi dan partner di Manos Accelerator, melangkah lebih jauh untuk fokus pada komunitas yang dia targetkan dengan klien berskala besar. Ia berkata “Jaga agar pesan dan konten Anda konsisten dengan satu topik khusus agar mudah diingat dalam komunitas yang ditargetkan.”

Semakin sempit dan fokus merek kamu maka semakin mudah orang mengingat siapa kamu.

Bersikap Tulus

Ada cara mudah untuk memiliki personal branding yang orisinal, asli dan autentik yakni “Bersikaplah tulus. Ini akan mempermudah pengelolaan merek pribadi Anda setiap hari,” Ujar William Harris, pakar iklan Facebook di Elumynt.

Personal branding kamu harus menjadi filter harian yang mudah digunakan untuk membuat konten dan menjangkau audiens. Jika kamu sangat ahli dalam satu bidang, reputasi kamu sendiri akan membantu membangun merek yang kamu inginkan.

Ceritakan Sebuah Cerita

Jika personal branding kamu bukan menceritakan sebuah cerita maka kamu telah kehilangan setengah dari calon audiens kamu. Salah satu cara terbaik untuk menceritakan kisah itu adalah melalui konten atau video tertulis.

Untuk Pelpina Trip, ahli strategi video sosial, ini pasti masalahnya. Saluran videonya sendiri di LinkedIn melihat beberapa tingkat keterlibatan tertinggi di seluruh platform. “Cara paling pribadi untuk berkomunikasi secara online adalah dengan video.

Cukup gunakan ponsel cerdas Anda untuk mengirim pesan video kepada klien Anda, buat hubungan pribadi dengan calon klien, dan terhubung dengan rekan kerja. Lagi pula, Anda selalu membawa ponsel cerdas! ”

Bersikap Konsisten

Menjadi konsisten sangat mirip dengan memiliki fokus yang sempit jauh lebih mudah untuk dikenali untuk satu topik kalau kamu secara konsisten membuat konten.

CyreneQ, pendongeng top di Snapchat, menyarankan “sesuatu yang konsisten baik secara visual maupun kepribadian. Sesuatu yang unik yang dapat dikaitkan orang dengan merek Anda dan mengetahui bahwa itu adalah Anda. Misalnya, maskot sahabat karib atau memiliki slogan yang Anda ucapkan setelah setiap video – sesuatu yang bisa membuat orang jatuh cinta. ”

Jadi, apakah kamu akan membuat merek yang ‘liar’ dan menyenangkan di luar sana atau merek yang sedikit lebih konservatif di sisi korporat? konsistensi adalah kuncinya, ya!

Bersiap Untuk Gagal

Kegagalan itu sulit dan kita semua pada umumnya ingin menghindarinya. Tentu saja itulah sifat alami manusia. Namun, untuk memiliki personal branding untuk melampaui yang lain, kamu harus mengalami kegagalan.

Walt Disney sering membicarakan hal ini ketika dia mengenang tentang upaya pertamanya yang gagal dalam menciptakan merek animasi. “Saya pikir penting untuk mengalami kegagalan besar saat Anda masih muda. Saya belajar banyak dari itu. Karena itu membuat Anda sadar akan apa yang bisa terjadi pada Anda. Dan apa yang bisa terjadi tidak pernah menakutkan seperti tidak mencoba sama sekali.”

Berikan Dampak Positif

Setelah kamu mengembangkan personal branding selama jangka waktu tertentu, biasanya ada dua cara untuk terus membangun personal branding kamu, yaitu lompati orang lain dan jalin hubungan atau terus tumbuhkan komunitas di sekitar kamu.

Selalu ingatlah untuk  berdampak positif pada orang lain dan ingat yang kita miliki hanyalah reputasi kita sendiri.Menjaga sikap positif dan membantu orang lain hanya akan membantu menumbuhkan personal branding kamu secara sehat dan dalam jangka waktu yang panjang.

Nah, itu dia langkah-langkah yang bisa kamu coba dalam membangun personal branding kamu. Jangan lupa dicoba, ya!

Bizlab adalah marketplace untuk belajar skill profesional yang sedang dibutuhkan di berbagai sektor industri saat ini. Kunjungi situs https://subsdaily.com/ untuk mengikuti konten pendek favorit (micro-content) mengenai up-skill yang akan dikirim via WhatsApp atau Email pribadimu.

Yuk, tunggu apalagi?, Kembangkan kemampuanmu dan klik link nya, ya!

Sumber:

  1. Better Marketing
  2. Forbes