5 Ciri-Ciri Public Speaker Yang Baik, Kamu Masuk Di Dalamnya?

Bagikan

Sejatinya tidak begitu susah untuk menjadi pembicara yang baik ketika di depan umum. Ada hal-hal yang harus diperhatikan agar kamu mau belajar terus-menerus supaya nanti ketika kamu menjadi pembicara akan enak didengar oleh orang yang mendengarmu. Tentu saja sebagai makhluk sosial seringkali kita diminta untuk menjadi pembicara di suatu acara, baik acara kampung hingga acara seminar, sehingga dengan hal tersebut mau tidak mau kita harus mengabulkannya dan berbicara di depan umum, walaupun kadang seringkali terjadi dengan spontan.

Perasaan tak tentu kadang-kadang menghinggapi kita saat berbicara di depan umu. Kadang grogi, kadang merasa tidak enak karena apa yang kita sampaikan kurang ngena oleh para pendengar. Saat turun dari panggung kita merasa ada yang kurang dari performa kita tadi. Apakah kita dapat disebut sebagai pembicara yang baik? Begitu sekiranya pertanyaan yang timbul. Oleh karena itu, di sini akan disampaikan beberapa ciri-ciri pembicara yang baik agar kedepannya kamu dapat menirunya.

1. Memiliki Sudut Pandang Baru

Sudut pandang baru tentu sangat dibutuhkan oleh semua orang yang hendak mencari ilmu. Saat merasa mentok karena hal yang dipikirkan begitu-begitu saja, tentu kita membutuhkan sudut pandang baru agar dapat membuat jalan baru lagi. Nah, bagi kamu yang ingin menjadi pembicara yang baik tentu harus memiliki sudut pandang baru agar disukai oleh para pendengar. Tatkala kamu memberikan sesuatu pemikiran yang sebelumnya tak terpikirkan oleh orang-orang, maka di saat itu juga orang yang mendengarkanmu akan menaruh perhatian lebih dan mereka tentu akan fokus dengan apa yang kamu bicarakan.

Mencari sudut pandang baru tentu bukanlah hal yang susah. Setiap harinya kamu harus memperluas wawasanmu agar mendapatkan sudut pandang yang baru sehingga kamu dapat membawakannya ketika menjadi pembicara di depan umum.

2. Memberikan Ketegasan Ketika Berbicara

Siapa yang tidak tertarik apabila orang yang berbicara di depan umum memiliki ketegasan tanpa ada keraguan? Tentu orang-orang yang mendengarnya akan sangat fokus karena orang tersebut memiliki karakter tersendiri dalam berbicara. Dengan demikian, ketegasan itu sangat penting ketika berbicara di depan umum. Selain membuat orang terkesan terhadap pembawaanmu juga meyakinkan orang yang mendengar bahwa materi yang kamu sampaikan itu membawa ilmu baru bagi para pendengar. Jadi, tetap memberikan ketegasan saata sedang berbicara di depan umum.

3. Memiliki Selera Humor

Selain memberikan ketegasan, sebagai  seorang pembicara tentu kamu harus mempunyai selera humor agar pendegar tidak tegang saat mendengarmu berbicara. Di sela-sela ketegasanmu, sisipkan humor-humor yang dapat membuat para pendengar tertawa. Karena dengan hal tersebut maka akan membuatmu tenang dan mencairkan suasana agar tidak terkesan tegang. Terlebih apabila kamu sedang berbicara saat siang hari. Tentu kamu harus mengeluarkan humormu sebanyak  mungkin agar para pendengar tidak mengantuk.

4. Memahami Latar Belakang Pendengar

Pembicara yang baik tentu selalu memahami latar belakang pendengarnya. Apabila pendengarnya rata-rata orang tua maka materi dan bahasa yang disampaikan tentu harus disesuaikan dengan orang tua. Tidak boleh terlalu sering mengambil istilah anak muda yang tidak terlalu dipahami oleh orang tua. Namun apabila para pendengar rata-rata anak muda maka kamu harus menggunakan istilah-istilah yang lagi trend di kalangan anak muda. Dengan demikian, maka para pendengar tentu akan nyaman melihatmu di atas panggung.

5. MemahaiĀ  Kondisi

Seorang pembicara yang baik tentu harus memahami kondisi dengan sebaik mungkin agar tidak tercipta suasana yang kacau. Apabila sedang berada dalam kondisi serius, maka jangan sesekali memberikan humor karena hal tersebut akan mengacaukan suasana hati para pendengar. Namun apabila para pendengar terlihat sangat bosan, maka sebagai pembicara yang baik tentu tidak ada salahnya menyisipkan humor. Memahami kondisi ini menjadi  salah satu hal yang penting bagi seorang pembicara agar materi yang ia sampaikan masuk ke dalam pendengarnya.

Itulah 5 ciri-ciri seseorang dapat dikatakan sebagai pembicara yang baik. Dari kelima ciri-ciri tersebut, apakah kamu sudah masuk ke salah satunya? Atau belum masuk sama sekali?. Tentu  saja, setiap orang ingin menjadi pembicara yang baik agar memperlancar karir kedepannya.

Leave a Reply