Karyawan Start Up Pertama Kamu Haruslah Seorang Freelancer! Ini 5 Alasannya

Bagikan

Salah satu hal yang paling bikin mikir buat beberapa owner startup adalah memilih karyawan dan mengaturnya. Selain itu, banyak banget owner startup yang membuat kesalahan dalam pemilihan karyawan. Dengan langkah terburu-buru, owner-owner startup ini mengambil teman dan keluarga dengan skill minim sebagai karyawan start up pertama mereka. 

Ingat ya! bekerja dengan keluarga yang punya skill bekerja minim nggak akan lebih efisien daripada menggunakan jasa freelancer. Meskipun sebelumnya kamu nggak kenal dengan freelancer tersebut, faktanya bekerja dengannya bikin start up kamu berkembang lebih cepat. Menurut buku Secrets to a Successful Startup karya Trevor Blake, ada  5 alasan mengapa sebaiknya karyawan pertama start up kamu adalah freelancer

1. Freelancer Lebih Giat Berkompetisi

Seorang freelancer sudah pasti mengerti kalau performa yang jelek bikin perusahaan jadi malas mempekerjakan mereka. Freelancer saat ini sangat mudah ditemukan. Perusahaan sudah pasti akan mengganti mereka dengan freelancer lain bila performa freelancer dinilai buruk. Kenyataan dilapangan, freelancer lebih giat mengerjakan project daripada mereka yang fulltimer. Poin satu ini bisa jadi alasan sebaiknya kamu ambil freelancer jadi karyawan pertama.

2. Kebanyakan Freelancer adalah Expertise Di Bidangnya

Kebanyakan seorang freelancer adalah ahli di bidangnya. Mereka terus-terusan mengembangkan daya tawar mereka dengan cara memperbarui portofolio. Selain itu, freelancer lebih terlatih dengan banyak jenis dan model brief sehingga lebih paham dengan jobdesk yang diberikan. 

3. Freelancer Lebih Siap Mengeksekusi Suatu Job

Banyak freelancer yang terlihat lebih cakap dan nggak banyak cingcong dalam mengerjakan suatu job. Mereka sudah pandai memanage diri mereka sendiri. Kelebihan freelancer yang tidak dimiliki oleh fulltimer adalah mereka malas dengan drama-drama kantor yang nggak penting. 

4. Adaptasi Budgeting Untuk Project Lebih Mudah dengan Mempekerjakan Freelancer

Seorang freelancer tidak terpaku dengan gaji bulanan yang diberikan pada mereka. Disisi lain, hal ini menguntungkan kamu sebagai owner start-up. Kamu bisa memanage keuangan lebih mudah dan minim anggaran dengan adanya freelancer. 

5. Birokrasi Perusahaan Lebih Simple dengan Adanya Freelancer

Menggunakan freelancer membuat regulasi macam kompensasi karyawan dan kenaikan jabatan dalam suatu perusahaan lebih minim. Pertimbangkan hal ini bila ingin memangkas segala birokrasi hal-hal yang belum bisa kamu usahakan. Contohnya, bila kamu masih awal dalam mendirikan startup dan nggak ingin ribet dengan urusan BPJS karyawan, ambil saja freelancer. 

1 Comment

Leave a Reply