4 Ciri Online Shop Berpotensi Tidak Ramai Pembeli

Bagikan

Di zaman serba online saat ini, rasanya kok kurang greget gitu kalau cuma mengandalkan gaji bulanan saja buat survive. Seenggaknya, kamu perlu memiliki usaha sampingan. Jangan salah lo, usaha kecil-kecilan kalau ditekuni bisa terkumpul banyak juga. 

Nah, terkadang ketika berjualan, seorang penjual online shop merasa sangat cukup dengan performa online shopnya. Tanpa sadar, online shop yang ia bangun lama-lama tergerus dengan online shop lain. Nah, ini bahayanya. Sebenarnya, kalau mau jeli, ada 5 ciri online shop berpotensi tidak ramai pembeli:

1. Online Shop yang Kurang Kooperatif Membalas Chat

Online shop dengan usaha minimalis bakal terlihat dari usahanya membalas chat. Seringkali, pelanggan bakal dibuat menunggu lama untuk mendapat chat balasan dari penjual. Hal ini tentu bakal menurunkan impresi online shop kamu. Jangan sampai kecepatan membalas chat kamu jadi makin berkurang oleh ulah kamu sendiri dalam menunda-nunda pembalasan chat. 

2. Kurang Aktif Dalam Promosi

Kurang aktif mempromosikan jualan kamu bikin calon pembeli bertanya-tanya: apakah benar kamu seserius itu dalam jualan? Kalau online shop kamu saja tidak terurus dan kelihatan aktif, tentu saja calon pembeli akan mengira kalau kamu nggak seberapa serius dalam berjualan. 

3. Online Shop yang Tidak Memperhatikan Kualitas Konten

Kualitas konten nyatanya jadi salah satu hal yang nggak boleh diremehkan. Konten yang baik terbukti bisa menjangkau audience lebih banyak. Untuk itu, kamu bisa rencanakan konten plan yang matang agar tampilan jualan kamu lebih menarik. Wah, kalau kamu mau punya budget berlebih, bisa beli jasa konten planning di beberapa freelancer yang tersebar di banyak platform. 

4. Kurang Maksimal dalam Memanfaatkan Momentum

Momentum suatu hal yang viral bisa jadi salah satu peluang kamu untuk meramaikan jualan. Jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Kalau kamu kurang memaksimalkan momentum, online shop kamu nggak akan terkena dampak dari keadaan ini. Gunakan twitter untuk membantu kamu mengetahui trend yang ada. Jangan lupa untuk meningkatkan kualitas konten kamu biar engagement naik dengan baik.

Leave a Reply